Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Kalau Tidak Punya, Kita Kalah Saing

Kompas.com - 22/04/2024, 18:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara Panua Pohuwato di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Senin (22/4/2024).

Jokowi mengatakan, keberadaan bandara sangat penting dalam rangka kompetisi dengan negara lain agar mobilitas kecepatan orang dan logistik barang bisa lebih baik.

Menurutnya, Indonesia negara besar yang memiliki 514 kabupaten dan kota, 38 provinsi, dan 17.000 pulau.

Oleh karena itu, semuanya membutuhkan infrastruktur yang namanya pelabuhan, jalan, dan bandara, baik untuk pelayanan pendidikan, kesehatan dan konektivitas.

Baca juga: Senin Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo

"Kalau tidak kita miliki, negara kita akan kalah bersaing, tidak bisa berkompetisi dengan negara yang lain,” ujarnya dikutip dari laman Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Senin (22/4/2024).

Pembiayaan pembangunan Bandara Panua Pohuwato diambil melalui APBN dengan total anggaran Rp 437 miliar.

Presiden berharap, keberadaan Bandara Panua Pohuwato dapat membuka perekonomian di Gorontalo, khususnya Pohuwato.

“Semoga dengan adanya bandara ini, ekonomi di Pohuwato bisa berkembang lagi, dan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandara Pahua Pohuwato merupakan bandara ke-25 dari 27 bandara yang telah dibangun sesuai arahan Presiden untuk membangun bandara di seluruh pelosok tanah air.

Bandara Panua Pohuwato memiliki landasan pacu sepanjang 1.200 meter x 30 meter, taxiway sepanjang 15 meter x 170 meter, apron sepanjang 110 meter x 70 meter, serta gedung terminal sebesar 990 meter persegi.

Dengan begitu, Bandara Panua Pohuwato dapat didarati pesawat ATR 72-600.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com