Waskita Garap Infrastruktur Kawasan Suci Pura Besakih Bali

Kompas.com - 28/07/2021, 12:30 WIB
Pemerintah akan memulai rencana penataan kawasan Pura Besakih pada tahun 2021. Dok. Tim Komunikasi Publik Kementerian PUPRPemerintah akan memulai rencana penataan kawasan Pura Besakih pada tahun 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan salah satu obyek vital di Provinsi Bali yaitu Pura Besakih.

Proyek yang dikerjakan Waskita adalah pembangunan infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Pura Besakih yang terletak di daerah Karangasem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak oleh Waskita dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali.

Penandatangan dilakukan oleh Senior Vice President Building Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Anak Agung Gede Sumadi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dari Dinas PU Provinsi Bali, Putu Eka Djawana.

Baca juga: Gedung Parkir Kawasan Wisata Religi Pura Besakih Dibangun, Selesai Maret 2022

Dalam rilis yang diterima oleh Kompas.com, Rabu (28/07/2021), Sumadi mengatakan Waskita berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke.

"Ini terbukti kami mendapatkan kehormatan untuj membangun infrastruktur pelindungan Kawasan suci Besakih,” kata Sumadi.

Sumadi menjelaskan, proses pembangunan dimulai pada 16 Juli 2021 dan akan berlangsung selama 510 hari kalender. Kemudian masa pemeliharaannya 365 hari kalender.

Nilai kontrak proyek ini sebesar Rp 201 miliar. Dalam pengerjaanya, Waskita KSO dengan PT Tunas Jaya Sanur. 

Untuk ruang lingkupnya, Sumadi menerangkan, Waskita akan mengerjakan lima bagian pada Pura Besakih yaitu penataan pelataran Manik Mas, gedung parkir sepeda motor dan Wiyata Mandala, serta prasarana penunjang Bencingah.

Kemudian fasilitas penunjang, pedestrian dan taman Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pekerjaan infrastruktur di sekitar Pura Titi Gonggang di Kawasan Suci Besakih, dan kantor desa, Bumdes dan Wantilan di Kedundung Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem.

Project Manager dari Pembangunan Infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Besakih, Hapsak Panca Pamungkas berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu.

“Pura Besakih selain sebagai Kawasan suci untuk peribadatan bagi umat Hindu, juga merupakan objek wisata di Pulau Bali yang banyak dikunjungi wisatawan sehingga perlu penataan sesuai dengan fungsinya,” tutur Pamungkas. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.