Kompas.com - 18/03/2021, 20:00 WIB
Aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang diluncurkan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR. Dok. SiKasepAplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang diluncurkan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  memiliki sejumlah sistem berbasis aplikasi dan website untuk perumahan subsidi dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sistem berbasis aplikasi tersebut adalah Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep), Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk), dan situs Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

Ketiga sistem aplikasi dan website perumahan ini dirancang saling terintegrasi satu dengan yang lainnya.

Baca juga: Harga Rumah Subsidi 2021 Tidak Naik

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin mengatakan, SiKumbang disediakan bagi para pengembang untuk menyediakan data huniannya, sedangkan dalam hal pengawasan kualitas digunakan SiPetruk.

"Semua aplikasi tersebut terintegrasi dalam SiKasep. Jadi ibaratkan SiKasep itu adalah rumah yang di dalamnya banyak fasilitas penunjang,” kata Arief seperti dikutip dari laman ppdpp.id, Kamis (18/03/2021).

Berikut fungsi dan manfaat ketiga sistem perumahan milik PPDPP Kementerian PUPR tersebut :

1. SiKasep

SiKasep merupakan sistem aplikasi perumahan pertama yang diluncurkan PPDPP Kementerian PUPR pada Desember tahun 2019 lalu.

Aplikasi ini sangat membantu masyarakat terutama dalam mencari informasi tentang KPR subsidi perumahan yang disediakan oleh pemerintah.

Selain itu, masyarakat yang memenuhi persyaratan seperti yang tertara dalam SiKasep juga dapat mengajukan pembelian KPR Subsidi perumahan secara langsung melalui aplikasi tersebut.

Untuk bisa mendapatkan informasi dan mengajukan pembeian rumah subsidi, maka masyarakat harus terlebih dahulu melakukan registrasi atau pendaftaran pada aplikasi tersebut.

Baca juga: Pekerja Bergaji di Bawah Rp 4 Juta Bisa Punya Rumah, Begini Caranya

Regsitrasi itu meliputi data diri sesuai KTP, pembuatan pasword atau kata sandi, NPWP, penghasilan kerja perbulan, nomor ponsel, hingga foto KTP dan swafoto bersama KTP.

Setelah berhasil masuk dan membuka aplikasi tersebut tersedia sejumlah menu utama seperti lokasi rumah idaman, perumahan sekitar rumah idaman, pilihan Bank KPR FLPP, cek status pengajuan KPR.

Tersedia juga menu galeri rumah sejahtera FLPP, kalkulator KPR sejahtera FLPP, Syarat dan Ketentuan hingga tata cara penggunaan aplikasi kontak.

Apabila Anda mengajukan pembelian perumahan subsidi maka keterangan status pengajuan terbagi menjadi enam tahap yaitu, status Terdaftar, Proses Pengajuan Subsidi Checking,.

Kemudian Lolos/Tidak Lolos Subsidi Checking, Proses Pengajuan Verifikasi Bank, Lolos/Tidak Lolos pada tahap Verifikasi Bank, dan Proses Pengajuan Dana FLPP oleh Bank.

 

2. SiPetruk

Sesuai dengan namanya, Aplikasi SiPetruk merupakan sistem yang digunakan untuk melakukan pemantauan konstruksi bangunan rumah subsidi yang dilakukan oleh para pengembang perumahan.

Adapun cara kerja SiPetruk adalah dengan memeriksa kelayakan hunian yang dibangun oleh para pengembang.

Badan Layanan Umum PPDPP Kementerian PUPR bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dengan konsep kemitraan dari Manajemen Konstruksi (MK), memeriksa langsung di lapangan.

Baca juga: SiPetruk Diklaim Tidak Akan Hambat Kerja Pengembang Perumahan

Secara teknis, MK akan berkunjung ke lapangan sesuai dengan pengajuan pemeriksaan dari para pengembang perumahan yang berpedoman dari siteplan digital yang diajukan para pengembang melalui SiKumbang.

Dengan begitu, para pengembang tidak perlu lagi menyiapkan tim pengawas bangunanan. Pengembang cukup memberikan notifikasi dalam aplikasi tersebut terkait rumah yang sedang dibangunnya untuk dipantau dalam jangka waktu 3 bulan.

Dari pemeriksaan tersebut, MK akan memberikan laporan penilaian yang terhubung langsung secara sistem oleh PPDPP.

Jika dinyatakan layak huni, maka secara otomatis daftar rumah tersebut akan muncul di SiKasep untuk dapat dijual kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dikarenakan pemeriksaan ini bermitra dengan LPJK, para pengembang hanya tinggal memantau saja sebagai pengguna.

"Tidak perlu membutuhkan pelatihan khusus bagi pengembang. Kami menggunakan Artificial Intelligence (AI), jadi tim hanya melakukan pengambilan dokumentasi saja," jelas Arief.

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa hunian yang dibangun telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.

3. SiKumbang

SiKumbang merupakan sistem yang menyajikan data dan informasi tentang pengembang perumahan yang membangun KPR subsidi perumahan dari pemerintah.

Sitem SiKumbang ini menyajikan data secara real time pada masyarakat terkait hunian yang tersedia, hunian yang sedang dibangun, dan hunian yang sudah terjual

Peta hunian ini kemudian dibedakan dengan menggunakan sistem warna.

Baca juga: Setelah SiKumbang, Muncul SiPetruk Sistem Pemantauan Konstruksi Rumah Subsidi

Warna kuning akan menunjukkan rumah yang masih tersedia, hitam untuk perumahan komersial, dan merah untuk yang sudah terjual.

Sehingga dipastikan masyarakat yang mengakses aplikasi SiKasep tidak akan kesulitan dalam memilih rumah idamannya.

Arief mengatakan bahwa SiKumbang merupakan salah satu inovasi dalam percepatan kesediaan hunian dalam mempertemukan supply dan demand.

PPDPP fokus pada berapa besarnya supply hunian, hingga saat ini potensi dan dukungan aktif para asosiasi pengembang sangat luar biasa dalam memberikan data.

"Saya apresiasi pengembang yang mendaftarkan terus perumahannya ke Sikumbang. Sehari rata-rata lebih dari seribu hunian didaftarkan di aplikasi ini,” ujarnya.

Di sisi para pengembang, sistem ini juga menjadi benefit tersendiri sebagai media promosi untuk memasarkan huniannya secara efektif dan efisien.

Keberadaan pemetaan hunian dari para pengembang ini juga dapat sebagai masukkan kepada pemerintah daerah dalam rangka pembangunan infrastruktur pendukung lokasi rumah subsidi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.