Pengembang Senior MS Hidayat Sentil Perbankan untuk Berkorban Turunkan Bunga Kredit

Kompas.com - 04/03/2021, 21:00 WIB
MS Hidayat KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIMS Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang senior yang juga mantan Ketua Kadin Indonesia dan Menteri Perindustrian periode 2009-2014, Mohamad Suleman (MS) Hidayat mengapresiasi sejumlah kebijakan pemerintah yang menjadi stimulus bagi sektor properti.

Eks Ketua Umum REI ini menilai bahwa stimulus yang telah diberikan akan berdampak positif dan menjadi catatan penting dalam sejarah sektor properti Indonesia.

Stimulus tersebut berupa penurunan BI 7-Day Reserve Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,5 persen, DP 0 Persen, hingga insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan kemudahan izin usaha melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Terima kasih banyak respons cepat Pemerintah, memberi insentif dengan fasilitas bebaskan PPN rumah dan yang lainnya. Itu akan segera menstimulasi pergerakan sektor properti," kata MS Hidayat kepada Kompas.com, Kamis (04/03/2021).

Baca juga: Pemerintah Diskon PPN Rumah, Kadin: Bisa Jadi Motor Pemulihan Ekonomi

Meski demikian, menurut Hidayat, yang masih menjadi hambatan saat ini adalah sektor perbankan yang belum melakukan penyesuaian dengan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Pasalnya, bunga kredit perbankan hingga saat ini masih sangat tinggi yaitu di atas 10 persen. Seharusnya, dengan kebijakan pemerintah, perbankan juga ikut menurunkan bunga kredit menjadi 6,5 persen sampai 7 persen saja.

"Perbankan harus merestrukturisasi kredit-nya. Bunga kredit di bank itu masih tinggi di atas 10 persen. Susah sekali minta bank untuk ikut berkorban sementara," cetus Hidayat.

Hidayat menegaskan, perbankan harus turut berkorban dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, dan sektor properti merupakan lokomotifnya yang harus dibantu segera.

Dia mengatakan jika industri properti bergerak, maka dampaknya terhadap 174 industri ikutan lainnya akan sangat signifikan.

Sebut saja industri baja, semen, cat, mebel dan alat rumah tangga. Dan industri properti juga berdampak terhadap 350 industri kecil seperti industri furnitur, kasur, sapu alat dapur, hingga toiletries.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar
Close Ads X