Proptech Dianggap Cara Paling Jitu Menggaet Pembeli Rumah

Kompas.com - 04/03/2021, 17:13 WIB
Direktur PT Jababeka Tbc Sutedja Sidarta Darmono JababekaDirektur PT Jababeka Tbc Sutedja Sidarta Darmono

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Jababeka Tbk Sutedja S Darmono mengatakan, property technology (proptech) saat ini menjadi sangat penting digunakan oleh para pengembang perumahan.

Menurutnya, pada era new normal pola mobilitas dan aktivitas masyarakat jelas telah mengalami perubahan. Terutama soal aktivitas yang lebih banyak di rumah dari pada di luar rumah.

"Keadaan seperti ini memaksa kita untuk menggunakan berbagai macam platform media sosial, dan juga teknologi aplikasi untuk memasarkan properti yang kita bangun kepada masyarakat," kata Sutedja dalam diskusi virtual, Kamis (04/03/2021).

Sutedja menjelaskan, penggunakan proptech seperti platform media sosial, aplikasi, hingga website saat ini merupakan cara paling jitu untuk menggaet banyak orang.

Baca juga: Rahasia Summarecon Taklukkan Pasar Makassar di Tengah Pandemi

Pasalnya, aktivitas masyarakat banyak dilakukan dan beralih ke media digital. Untuk media sosial, misalnya Instagram, YouTube, Twitter, Facebook, Club House hingga TikTok.

Pengembang properti seharusnya sudah beralih dengan memanfaatkan proptech dan memaksimalkan peran media sosial.

"Beberapa kampanye pemasaran sudah kami lakukan juga. Seperti menggunakan Google Adsens, Video Adsence, dan lain-lain," jelasnya.

Tingkat keterikatan atau engagement antara pengembang dan calon konsumen juga tinggi. Selain itu brand awareness secara otomatis terbentuk.

Kendati tidak menyebutkan raihan penjualan dalam rupiah, namun Sutedja meyakini pemanfaatan media sosial memberikan "nilai" positif bagi produk-produk properti.

Sementara, penggunaan website dan landing page lebih ditujukan untuk menjelaskan semua hal detail tentang produk properti tengah dipasarkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Enam Hal yang Wajib Diketahui untuk Membangun Pondasi Rumah

Konstruksi
Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Kuartal I Tahun 2021, Program Sejuta Rumah Capai 164.071 Unit

Perumahan
'Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya'

"Seluruh Bangunan di Kawasan Heritage Harus Mengikuti Regulasi Cagar Budaya"

Kawasan Terpadu
Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips Inspirasi Ruangan Nyaman dari IKEA Kota Baru Parahyangan

Tips
BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk Pusat Pendidikan Pelatihan Propam Polri

Berita
Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Gandeng Moie, Fairpoint Hadirkan Apartemen Rp 30 Miliar

Apartemen
1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

1.000 Rumah Tak Layak Huni di Kendal Siap Diperbaiki

Perumahan
Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Fokus Tangani Covid-19, Waskita Bantah Ada Kenaikan Gaji Karyawan

Berita
Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Gubernur NTT: Konstruksi Bangunan Harus Tahan Gempa dan Bencana

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

[POPULER PROPERTI] Kecuali Cijago, Tol JORR II Bakal Tersambung Akhir 2021

Berita
komentar
Close Ads X