Bendungan Sindangheula Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Banten

Kompas.com - 04/03/2021, 18:50 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Bendungan Sindangheula, Kamis (4/3/2021). Dok. Kementerian PUPR.Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Bendungan Sindangheula, Kamis (4/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Kamis (4/3/2021).

Dalam meresmikan bendungan ini, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad.

Jokowi mengatakan, Bendungan Sindangheula berpotensi besar sebagai destinasi wisata baru di Provinsi Banten.

"Saya minta Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat memanfaatkan serta menjaga bendungan ini untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Jokowi dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Tertunda 2,5 Tahun, Proyek Bendungan Way Apu Rp 1 Triliun Dikebut

Senada dengan Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga mengungkapkan agar Bendungan Sindangheula dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata air di Banten.

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam kunjungannya untuk meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021). Jokowi mengatakan, Bendungan Sindang Heula akan meningkatkan produktivitas pertanian di Serang dan sekitarnya serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten.SETPRES/AGUS SUPARTO Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam kunjungannya untuk meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021). Jokowi mengatakan, Bendungan Sindang Heula akan meningkatkan produktivitas pertanian di Serang dan sekitarnya serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten.
"Saya kira nanti Bendungan Sindangheula akan menjadi area wisata karena dekat sekali dengan Kota Serang. Mudah-mudahan dengan adanya Tol Serang-Panimbang pasti akan lebih mudah dijangkau,” tutur Basuki.

Saat ini, Bendungan Sindangheula yang dibangun Tahun 2015 sudah selesai konstruksinya, dan siap difungsikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Bendungan dengan kapasitas 9,3 juta meter kubik ini akan memberikan manfaat irigasi terhadap 1.280 hektar sawah di Serang dan pada umumnya di Provinsi Banten. 

Bendungan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup agar semakin produktif dalam menjaga ketahanan pangan.

Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya untuk meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021). Jokowi mengatakan, Bendungan Sindang Heula akan meningkatkan produktivitas pertanian di Serang dan sekitarnya serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten.SETPRES/AGUS SUPARTO Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya untuk meresmikan Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021). Jokowi mengatakan, Bendungan Sindang Heula akan meningkatkan produktivitas pertanian di Serang dan sekitarnya serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten.
Kemudian, bendungan tersebut juga berfungsi untuk menyediakan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik untuk daerah-daerah industri berkembang di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Baca juga: Terganjal Pembebasan Lahan, Target Bendungan Sindang Heula Mundur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X