Pertengahan 2021, Bus Trans-Jateng Bakal Punya 6 Rute

Kompas.com - 04/01/2021, 14:07 WIB
Soft launching armada bus Trans Jateng koridor Solo-Sragen di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2020). Dokumentasi Pengelola Terminal Tirtonadi SoloSoft launching armada bus Trans Jateng koridor Solo-Sragen di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus Trans-Jateng akan menambah koridor layanan rute Semarang-Gubuk (Kabupaten Grobogan) pada pertengahan tahun 2021.

Sehingga, rute tersebut akan menggenapi layanan koridor Bus Trans-Jateng menjadi enam.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (04/01/2021).

"Rencana pertengahan tahun 2021 akan dikembangkan koridor ke-enam yakni, rute Semarang-Gubuk (Kabupaten Grobogan)," jelas Djoko.

Djoko melanjutkan, Provinsi Jawa Tengah memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 96 miliar pada tahun 2021.

Anggaran itu salah satunya akan digunakan untuk penambahan koridor layanan rute keenam Bus Trans Jateng.

Baca juga: Keterisian Penumpang 83 Persen, Trans Jateng Dipuji

Perlu diketahui, pengembangan rute layanan transportasi umum Trans-Jateng hingga akhir tahun 2020 sudah mencapai lima koridor.

Rute pertama yang dikembangkan adalah Semarang (Stasiun Tawang)-Terminal Bawen (Kabupaten Semarang) pada 17 Juli 2017.

Kemudian, Bus Trans-Jateng memiliki rute Purwokerto-Purbalingga sepanjang 30 kilometer pada Agustus 2018 dan Terminal Bahirekso (Kabupaten Kendal)-Terminal Mangkang (Semarang) pada Oktober 2019.

Sementara pada tahun 2020, Bus Trans Jateng memiliki dua rute baru yakni, Stasiun Kutoarjo (Kabupaten Kebumen)-Purworejo-Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Lalu, untuk mendukung Batik Solo trans ( BST) di Kota Surakarta, dibuka rute Terminal Tirtonadi (Surakarta)-Terminal Sumber Lawang (Kabupten Sragen).

"Kedua koridor baru ini sudah menggunakan bus dengan low entry.  Artinya, tidak memerlukan halte tinggi lagi, cukup menyediakan bus stop untuk tempat perhentiannya," lanjut Djoko.

Selama tiga tahun beroperasi, jumlah penumpang Bus Trans Jateng telah mencapai 8,8 juta orang.

Adapun, jadwal operasionalisasi Bus Trans Jateng dimulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB dengan tarif Rp 2.000 bagi pelajar, buruh, dan mahasiswa, serta umum sebesar Rp 4.000. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X