Desainer Ini Rancang "Sleeping Bag" Tunawisma dari Baju Hangat

Kompas.com - 04/01/2021, 12:58 WIB
Bas Timmer (30) merancang baju hangat menjadi sleeping bag (kantung tidur) bagi tunawisma. time.comBas Timmer (30) merancang baju hangat menjadi sleeping bag (kantung tidur) bagi tunawisma.

KOMPAS.com - Dalam menjalani hidup, penyesalan pasti selalu ada di benak manusia dan itu merupakan hal yang wajar.

Namun, rasa sesal tersebut dapat dijadikan pembelajaran atau evaluasi agar tidak mengulangi kesalahan yang sama atau menyia-nyiakan kesempatan di kemudian hari.

Sama halnya dengan Bas Timmer, perancang busana spesialis cuaca dingin asal Belanda ini pernah menyesal saat dirinya baru saja lulus kuliah pada tahun 2014 lalu.

Pada waktu itu, Timmer yang memiliki  hoodie hasil rancangannya sendiri menemukan seorang tunawisma sedang tertidur di jalan pada musim salju.

Saat itu, dia ingin memberikan satu potong hoodie kepada tunawisma tersebut untuk melindungi tubuhnya dari cuaca dingin.

Namun, karena rasa malunya yang begitu besar, dia harus mengurungkan niat baiknya itu.

Beberapa bulan kemudian, Timmer mendengar kabar bahwa ayah salah seorang temannya yang juga tunawisma meninggal dunia karena hipotermia.

Akhirnya Timmer teringat, jika beberapa bulan lalu dia juga menemukan tunawisma tertidur di jalan dan tidak memberikan hoodie-nya kepada orang tersebut.

“Saya merasa bersalah. Padahal, saya memiliki kesempatan untuk membantu dan tidak melakukan apapun," ucap Timmer seperti dikutip dari Time, Senin (04/01/2020).

Baca juga: Bandara Ini Dijadikan Tempat Penampungan Tunawisma

Untuk menebus rasa penyesalannya itu, Timmer akhirnya merancang lebih dari sekadar hoodie yaitu baju hangat sekaligus sleeping bag ( kantung tidur) untuk para tunawisma.

Halaman:


Sumber TIME
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X