Kompas.com - 06/06/2021, 21:10 WIB
Ilustrasi lampu teras PINTEREST.com/PINTEREST Ilustrasi lampu teras

JAKARTA, KOMPAS.com-- Pencahayaan luar ruang bisa menghadirkan nuansa tersendiri pada hunian. Rumah akan terlihat semakin hidup dan hangat dengan pemilihan lampu luar ruangan yang tepat.

Pencahayaan luar ruangan adalah pelengkap yang bagus untuk bangunan, meningkatkan tampilannya dan menambahkan keamanan pada malam hari.

Di pasaran banyak tersedia lampu untuk teras atau luar ruangan, pilihan pun banyak dan bisa kamu sesuaikan dengan gaya dari hunianmu.

Untuk kamu yang sedang mencari lampu yang tepat untuk luar ruangan, berikut beberapa jenis lampu luar ruangan yang bisa kamu pilih seperti dilansir dari laman Grainger, Minggu (6/6/2021). 

Baca juga: Simak, 7 Tips Dekorasi Ruangan dengan Lampu Gantung Minimalis

1. Lampu sorot

Lampu sorot memberikan pencahayaan dengan rentang lebar, mencakup area yang luas dan sudut tersembunyi yang mungkin tidak mudah diterangi.

Lampu ini dapat membantu melindungi kita dari perampokan, serta bangunan dan ruang publik lainnya dari vandalisme.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lampu sorot umum di ruang besar, termasuk stadion dan tempat parkir, dan menggunakan LED untuk sorotan yang superior.

Jika kamu ingin memasangkan lampu ini pada luar ruangan, tentukan jenis lampu sorot yang tepat untuk hunian dengan mempertimbangkan tingkat kecerahan yang kamu butuhkan.

Area yang luas harus diberi daya dengan lampu keamanan natrium atau halida bertekanan tinggi.

2. Lampu lanskap

Lampu landskap.PINTEREST.com/PINTEREST Lampu landskap.

Lampu lanskap adalah jenis pencahayaan luar ruang yang bisa digunakan di teras gedung perkantoran maupun teras rumah.

Lampu ini akan memberikan aksen tertentu pada teras. Kamu bisa menggunakannya untuk menonjolkan dinding dan memberikan kesan hangat pada rumah. 

Baca juga: Panduan Menggunakan Lampu Dinding Kamar

3. Pencahayaan sensor gerak

Pencahayaan sensor gerak adalah penggunaan pencahayaan yang dipasang dengan sensor gerak.

Sensor terdiri dari potongan elektronik kecil yang mendeteksi gelombang inframerah, yang memancar ketika benda bergerak.

Ketika sensor gerak mendeteksi sejumlah besar radiasi panas, yang terdapat pada manusia, hewan, dan mobil, maka lampu akan menyala secara otomatis.

Administrator dapat mengatur timer agar lampu tetap menyala kira-kira dalam rentang 1-20 menit. Fungsi ini hanya berfungsi pada malam hari dan saat gelap, dan dinonaktifkan pada siang hari melalui fotosel.

Sensor gerak dipasang di banyak fasilitas dan jalan masuk, garasi, dan gang. Mereka dapat dikalibrasi untuk tidak menyala selama keadaan yang tidak perlu, seperti di tiupan daun atau mobil di dekatnya.

Halaman:


Sumber Grainger
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X