Kompas.com - 18/01/2021, 15:01 WIB
Ilustrasi kucing hitam. SHUTTERSTOCK/GIEDRIIUSIlustrasi kucing hitam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda yang menyukai kucing atau memiliki kucing peliharaan, pastilah mengetahui ada banyak mitos yang beredar tentang hewan menggemaskan ini.

Misalnya, kucing adalah hewan yang takut air atau kucing tidak mudah mati karena mempunyai banyak nyawa. Namun, apakah mitos- mitos tentang kucing itu benar?

Dikutip dari Reader's Digest, Senin (18/1/2021), berikut beberapa mitos populer tentang kucing dan penjelasannya.

Baca juga: Mengapa Kucing Tiba-tiba Pendiam? Ini Penjelasannya

1. Kucing adalah hewan nokturnal

Kucing sebenarnya bukan hewan nokturnal. Pakar kesehatan dan perilaku kucing Jackson Galaxy menyatakan, kita seringkali berpikir kucing adalah hewan nokturnal karena sering beraktivitas di malam hari.

"Kucing sebenarnya krepuskular, yang berarti mereka paling terjaga saat senja dan fajar. Ini karena di alam, mangsa alami mereka terjaga saat senja dan fajar," jelas Galaxy, yang juga pemandu acara My Cat From Hell di Animal Planet.

Seiring waktu, Anda dapat menyesuaikan aktivitas kucing dengan jadwal tidur Anda. Anda harus memberi makan kucing pada waktu yang sama setiap hari agar mereka memiliki ritme.

2. Kucing tidak bisa dilatih

“Kucing bisa dilatih seperti anjing. Kebanyakan orang tidak melatih kucing mereka karena mereka tidak tahu bagaimana atau pernah mendengar mitos bahwa kucing tidak mendengarkan atau belajar," ungkap ahli perilaku serta pelatih anjing dan kucing bersertifikat Russell Hartstein.

Baca juga: Benarkah Insting Kucing Bisa Prediksi Datangnya Gempa Bumi?

3. Kucing suka menyendiri dan tidak penyayang

“Dalam membandingkan perilaku kucing dengan perilaku anjing, kita akhirnya menyebut kucing sebagai penyendiri, terlalu mandiri, bahkan tidak penyayang. Tidak adil bahwa karena siapa mereka, kita menilai kucing hanya karena mereka tidak diprogram untuk membuat kita bahagia sebagai tujuan utamanya," papar Galaxy.

Menurut dia, kita dapat melihat bahwa sebagian besar kucing berkembang dalam komunitas dan dalam hubungan dengan manusia dan hewan lain, dan benar-benar dapat dan benar-benar menunjukkan cinta. Namun, cara kucing menunjukkan cinta berbeda dengan anjing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X