Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER GLOBAL] Israel Perang Saat Ramadhan, Konflik Meluas | PM Palestina Mundur

Kompas.com - 27/02/2024, 05:42 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Berita mengenai pernyataan Raja Yordania tentang perang di Gaza saat Ramadhan bisa menyebabkan konflik meluas memuncaki daftar Populer Global saat ini.

Sedangkan di bawahnya ialah PM Palestina Mohammad Shtayyeh mengundurkan diri mengungkapkan alasannya.

Berita lainnya yang banyak dibaca di kanal Global Kompas.com adalah Israel menyerang Labanon timur untuk yang pertama kalinya sejak perang di Gaza.

Baca juga: Bocah 11 Tahun Ini Bangga Cari Makanan untuk Hidupi Keluarganya di Gaza

Selengkapnya, berikut rangkuman daftar Populer Global edisi Senin (26/2/2024) hingga Selasa (27/2/2024) pagi yang dapat disimak:

1. Raja Yordania: Jika Israel Lanjutkan Perang Saat Ramadhan, Konflik Akan Meluas

Raja Abdullah II dari Yordania pada Minggu (25/2/2024) memperingatkan, jika Israel melanjutkan perang di Jalur Gaza saat bulan suci Ramadhan, maka konflik akan meluas.

Bulan Ramadhan akan dimulai pada 10 atau 11 Maret 2024, tergantung terlihatnya hilal.

Peringatan dari Raja Abdullah dilontarkan saat pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. PM Palestina Mohammad Shtayyeh Mengundurkan Diri, Ungkap Alasannya

PM Palestina Mohammad Shtayyeh mengundurkan diri dari jabatannya.

Ia dilaporkan telah menyerahkan pengunduran dirinya kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Shtayyeh adalah sosok pejabat yang telah memimpin pemerintahan ke-18 Otoritas Palestina sejak pengangkatannya pada Maret 2019.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Hasil Perundingan di Paris, Ada Kemungkinan Gencatan Senjata di Gaza

3. Israel Serang Lebanon Timur untuk Kali Pertama sejak Perang Gaza

Israel menyerang sasaran Hezbollah di seputaran Kota Baalbek, Lebanon, pada Senin (26/2/2024).

Hal itu dikatakan oleh seorang sumber dari otoritas keamanan Lebanon kepada Kantor Berita AFP.

Jika benar adanya, itu menjadi serangan pertama Israel di Lebanon timur dalam hampir lima bulan bentrokan lintas batas.

Halaman:

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com