Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/09/2023, 15:45 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Reuters

MADRID, KOMPAS.com - Skuat pemenang Piala Dunia Spanyol setuju mengakhiri boikot mereka terhadap tim nasional lebih awal pada Rabu (20/9/2023) setelah federasi sepak bola negara itu (RFEF) mengatakan akan membuat perubahan besar dan cepat pada strukturnya.

Keputusan tersebut dicapai sekitar pukul 5 pagi setelah lebih dari tujuh jam pertemuan di sebuah hotel di Oliva, satu jam dari Valencia, yang melibatkan para pemain, pejabat RFEF, Dewan Olahraga Nasional (CSD) dan serikat pemain wanita FUTPRO.

Para pemain mengatakan bahwa mereka tidak akan bermain mewakili Spanyol sampai ada perubahan lebih lanjut di federasi.

Baca juga: Federasi Sepak Bola Spanyol Resmi Minta Luis Rubiales Mundur Buntut Cium Paksa Pemain

Hal ini memperdalam krisis yang dimulai setelah mantan bos (RFEF) Luis Rubiales mencium Jenni Hermoso di bibirnya saat upacara penyerahan Piala Dunia.

"Sebuah komisi bersama akan dibentuk antara RFEF, CSD dan para pemain untuk menindaklanjuti kesepakatan yang akan ditandatangani besok," kata Presiden CSD Victor Francos, seperti dilansir dari Reuters.

"Para pemain telah menyatakan keprihatinan mereka tentang perlunya perubahan besar dalam RFEF, yang telah berkomitmen untuk segera melakukan perubahan ini," tambahnya.

Baik Francos maupun Rafael del Amo, presiden komite RFEF untuk sepak bola wanita, tidak mau menjelaskan lebih lanjut mengenai perubahan yang akan dilakukan, hanya mengatakan bahwa hal itu akan segera diumumkan.

"Para pemain melihatnya sebagai perbaikan posisi. Ini adalah awal dari jalan panjang yang menanti kami," kata presiden FUTPRO Amanda Gutierrez.

Baca juga: Buntut Cium Pemain Wanita, FIFA Skors Presiden Bola Spanyol

"Sekali lagi, mereka telah menunjukkan diri mereka sebagai tim yang kompak dan sebagian besar memutuskan untuk bertahan demi kesepakatan ini," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Israel Beri Isyarat Lancarkan Serangan Darat ke Gaza Selatan

Israel Beri Isyarat Lancarkan Serangan Darat ke Gaza Selatan

Global
Rangkuman Hari ke-646 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Percepat Pembangunan Benteng di Timur | Hongaria Tak Dukung Ukraina Masuk Uni Eropa

Rangkuman Hari ke-646 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Percepat Pembangunan Benteng di Timur | Hongaria Tak Dukung Ukraina Masuk Uni Eropa

Global
Israel Beri Tahu Negara-negara Arab Terkait Proposal Rencana Gaza ke Depan

Israel Beri Tahu Negara-negara Arab Terkait Proposal Rencana Gaza ke Depan

Global
Israel Bertekad Habis-habisan Memburu 3 Komandan Tertinggi Hamas

Israel Bertekad Habis-habisan Memburu 3 Komandan Tertinggi Hamas

Global
Perpanjangan Gencatan Senjata Gagal, Israel Kembali Bombardir Gaza, 184 Orang Tewas

Perpanjangan Gencatan Senjata Gagal, Israel Kembali Bombardir Gaza, 184 Orang Tewas

Global
[POPULER GLOBAL] Israel Lanjutkan Perang | Israel Sengaja Gempur Gaza

[POPULER GLOBAL] Israel Lanjutkan Perang | Israel Sengaja Gempur Gaza

Global
Nenek Ini Mengaku 50 Tahun Hidup Hanya dengan Minum Air, Tak Pernah Makan

Nenek Ini Mengaku 50 Tahun Hidup Hanya dengan Minum Air, Tak Pernah Makan

Global
Gencatan Senjata di Gaza Berakhir, 60 Orang Lebih Tewas, PBB Sesalkan Pertempuan Berlanjut

Gencatan Senjata di Gaza Berakhir, 60 Orang Lebih Tewas, PBB Sesalkan Pertempuan Berlanjut

Global
Israel Terbitkan Peta Zona Evakuasi Gaza, Tunjukkan Lokasi Aman untuk Warga Mengungsi

Israel Terbitkan Peta Zona Evakuasi Gaza, Tunjukkan Lokasi Aman untuk Warga Mengungsi

Global
Masyarakat Internasional Didesak Bergerak Cepat Hentikan Kekerasan di Gaza

Masyarakat Internasional Didesak Bergerak Cepat Hentikan Kekerasan di Gaza

Global
Malaysia Undang Xi Jinping untuk Berkunjung, Ada Maksud Apa?

Malaysia Undang Xi Jinping untuk Berkunjung, Ada Maksud Apa?

Global
Petugas Kebersihan AS Memilah 20 Ton Sampah demi Menemukan Cincin Pernikahan yang Hilang

Petugas Kebersihan AS Memilah 20 Ton Sampah demi Menemukan Cincin Pernikahan yang Hilang

Global
Israel Minta Penduduk Khan Younis Pindah ke Rafah, tapi di Sana Diserang Juga

Israel Minta Penduduk Khan Younis Pindah ke Rafah, tapi di Sana Diserang Juga

Global
Gencatan Senjata Berakhir, Israel Serang Gaza Lagi

Gencatan Senjata Berakhir, Israel Serang Gaza Lagi

Global
Mobil Van Bermuatan 10.000 Donat Dicuri di Australia

Mobil Van Bermuatan 10.000 Donat Dicuri di Australia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com