Kompas.com - 12/03/2022, 19:04 WIB

MYKOLAIV, KOMPAS.com - Rumah sakit di kota pelabuhan Mykolaiv, Ukraina selatan, ditembaki pada Jumat (11/3/2022) malam, menurut laporan reporter AFP.

Di rumah sakit itu ada pusat perawatan kanker dan klinik mata yang juga turut diserang.

Jendela-jendela di pusat perawatan kanker pecah dan pintunya rusak. Tempat itu adalah lokasi pasien menjalani kemoterapi.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-16 Serangan Rusia ke Ukraina, Moskwa Kembali Kepung Kyiv, Putin Izinkan Sukarelawan Ikut Perang

"Mereka menembak ke wilayah sipil, tanpa sasaran militer," kata kepala rumah sakit Dmytro Lagochev.

"Ada rumah sakit di sini, panti asuhan, dan klinik mata," lanjutnya.

Tidak ada pasien atau petugas kesehatan yang berada di pusat perawatan kanker saat serangan terjadi, tetapi tidak diketahui apakah ada pasien di klinik mata, katanya.

"Kami semua menghabiskan malam di ruang bawah tanah, semua orang gemetar. Para pasien ketakutan," ujar kepala klinik Kasimira Rilkova.

Sementara itu di kawasan Ingulski, tidak ada pemanas ruangan dan banyak penduduk terpaksa pergi.

Rusia tembaki masjid di Mariupol

Sementara itu, sebuah masjid di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina tenggara, yang ditempati oleh 80 warga sipil untuk berlindung, juga ditembaki pasukan Rusia.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengonfirmasi hal ini pada Sabtu (12/3/2022).

“Masjid Sultan Suleiman dan istrinya Roxolana (Hurrem Sultan) di Mariupol ditembaki penjajah Rusia. Lebih dari 80 orang dewasa dan anak-anak bersembunyi di sana dari penembakan, termasuk warga Turki,” tulis Kemlu Ukraina di akun Twitter-nya.

Namun, tidak disebutkan kapan penembakan terjadi.

Perang Rusia vs Ukraina memasuki hari ke-17 pada Sabtu (12/3/2022). Badan pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan, 2,5 juta orang melarikan diri dari Ukraina akibat konflik tersebut.

Baca juga: Masjid yang Lindungi 80 Warga Sipil di Mariupol Ditembaki Pasukan Rusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skotlandia Resmi Sediakan Pembalut Gratis untuk Publik

Skotlandia Resmi Sediakan Pembalut Gratis untuk Publik

Global
Putin Kecam Hegemoni AS, Prediksi Berakhirnya Dunia Unipolar

Putin Kecam Hegemoni AS, Prediksi Berakhirnya Dunia Unipolar

Global
Perang Kian Berlarut-larut, Remaja Ukraina Dilanda Kebosanan Akut

Perang Kian Berlarut-larut, Remaja Ukraina Dilanda Kebosanan Akut

Global
Bendera Kebangsaan Indonesia dan Monaco, Memang Serupa Tapi Tak Sama

Bendera Kebangsaan Indonesia dan Monaco, Memang Serupa Tapi Tak Sama

Global
Australia Kembalikan 333 Keramik Kapal Tek Sing, Jadi Kado Penting HUT RI ke-77

Australia Kembalikan 333 Keramik Kapal Tek Sing, Jadi Kado Penting HUT RI ke-77

Global
Keluarga Korban Serangan 9/11 Tolak Uang dari Aset Beku Bank Afghanistan: Itu Uang Rakyatnya

Keluarga Korban Serangan 9/11 Tolak Uang dari Aset Beku Bank Afghanistan: Itu Uang Rakyatnya

Global
Soekarno, Khrushchev, dan Hubungan Mesra RI-Soviet Pasca-Kemerdekaan

Soekarno, Khrushchev, dan Hubungan Mesra RI-Soviet Pasca-Kemerdekaan

Global
Dihadiri SBY, Peringatan HUT RI di KBRI Kuala Lumpur Berlangsung Khidmat

Dihadiri SBY, Peringatan HUT RI di KBRI Kuala Lumpur Berlangsung Khidmat

Global
157 Anak Meninggal dalam Waktu Kurang dari Seminggu Setelah Wabah Campak Merebak di Zimbabwe

157 Anak Meninggal dalam Waktu Kurang dari Seminggu Setelah Wabah Campak Merebak di Zimbabwe

Global
Dulu Jadi Hama, Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia

Dulu Jadi Hama, Ikan Mas Jadi Makanan Alternatif di Australia

Global
Tidak Beli Manchester United, Elon Musk: Hanya Guyonan Lawas

Tidak Beli Manchester United, Elon Musk: Hanya Guyonan Lawas

Global
Nasib Wanita Arab Saudi Dijatuhi Hukuman Penjara 34 Tahun karena Gunakan Twitter

Nasib Wanita Arab Saudi Dijatuhi Hukuman Penjara 34 Tahun karena Gunakan Twitter

Global
El Salvador Tangkap 50.000 Tersangka Gangster Sejak Deklarasi Perang Lawan Geng

El Salvador Tangkap 50.000 Tersangka Gangster Sejak Deklarasi Perang Lawan Geng

Global
Kapal Militer China Berlabuh di Sri Lanka, India Khawatir Dimata-matai

Kapal Militer China Berlabuh di Sri Lanka, India Khawatir Dimata-matai

Global
Pesawat Mata-mata RC-135 Milik Inggris Disebut Berencana Terbang di Atas Rusia

Pesawat Mata-mata RC-135 Milik Inggris Disebut Berencana Terbang di Atas Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.