Covid Melonjak, Arab Saudi Kembali Terapkan Social Distancing di Masjidil Haram

Kompas.com - 31/12/2021, 19:15 WIB

RIYADH, KOMPAS.com – Arab Saudi kembali menerapkan aturan social distancing pada Kamis (30/12/2021) di Masjidil Haram, Mekah.

Langkah tersebut diambil Kerajaan Arab Saudi setelah melaporkan kasus Covid-19 tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Padahal, stiker social distancing di Masjidil Haram sudah dilepas pada 17 Oktober. Namun kini, stiker-stiker untuk mengatur jaga jarak setiap jemaah kembali dipasang.

Baca juga: Masjidil Haram Diguyur Hujan, Ini yang Dilakukan Pemerintah Arab Saudi

Otoritas Arab Saudi mengatakan, aturan social distancing kembali diterapkan kepada para jemaah di Masjidil Haram.

Namun, mereka tidak merinci apakah ada pembatasan kapasitas pasca-diterapkannya kembali aturan social distancing sebagaimana dilansir Gulf News.

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi juga kembali mewajibkan pemakaian masker dan aturan social ditancing di di dalam serta luar ruangan.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Larang Selfie, Foto, serta Video di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Negara dengan populasi sekitar 34 juta orang tersebut sejauh ini telah mencatat lebih dari 554.000 kasus Covid-19, termasuk 8.874 kematian.

Pada Rabu (29/12/2021), Arab Saudi melaporkan 744 kasus Covid-19 baru dalam sehari, jumlah tertinggi sejak pertengahan Agustus.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga melaporkan ada 43 pasien Covid-19 yang dalam keadaan kritis.

Baca juga: Cerita WNI Shalat di Masjidil Haram Kapasitas Penuh: Kami Merinding, Menangis

Awal bulan ini, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa individu di Arab Saudi dapat mengambil vaksin Covid-19 dosis ketiga, alias booster, selang tiga bulan setelah mendapatkan dosis kedua.

Otoritas Kesehatan Masyarakat Kerajaan Arab Saudi mendesak warganya untuk tidak ke luar negeri mengingat konjakan kasus Covid-19 secara global dan adanya varian Omicron.

Selain Arab Saudi, lima negara di Teluk Arab yakni Bahrain, Kuwait, Oman, Uni Emirat Arab, dan Qatar juga melaporkan lonjakan kasus baru dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Shalat Subuh Pertama Tanpa Jaga Jarak, Arab Saudi Izinkan Masjidil Haram Kapasitas Penuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Kota Batalkan Pesta Kembang Api Hari Kemerdekaan AS 4 Juli, Ini Sebabnya

Sejumlah Kota Batalkan Pesta Kembang Api Hari Kemerdekaan AS 4 Juli, Ini Sebabnya

Global
Horor Penembakan Mal di Kopenhagen Denmark, Tersangka Tembaki Pengunjung, 3 Orang Tewas

Horor Penembakan Mal di Kopenhagen Denmark, Tersangka Tembaki Pengunjung, 3 Orang Tewas

Global
Rusia Sebut Barat Tak Izinkan Ukraina Bahas Perdamaian

Rusia Sebut Barat Tak Izinkan Ukraina Bahas Perdamaian

Global
Ukraina Akui Kekalahan di Lysychansk, Rusia Umumkan Kendali Penuh Atas Luhansk

Ukraina Akui Kekalahan di Lysychansk, Rusia Umumkan Kendali Penuh Atas Luhansk

Global
Sri Lanka Kesulitan Bayar Minyak, Stok BBM Hanya Bertahan Sehari

Sri Lanka Kesulitan Bayar Minyak, Stok BBM Hanya Bertahan Sehari

Global
Israel Akan Selidiki Peluru yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Akan Selidiki Peluru yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Global
11 Faktor Kenapa Amerika Disebut Negara Adidaya

11 Faktor Kenapa Amerika Disebut Negara Adidaya

Internasional
Rangkuman Hari Ke-130 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Klaim Rebut Lysychansk, Belarus Laporkan Serangan Kyiv

Rangkuman Hari Ke-130 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Klaim Rebut Lysychansk, Belarus Laporkan Serangan Kyiv

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Presiden Jokowi Temui Putin dan Zelensky | Rusia Gagal Bayar Utang

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Presiden Jokowi Temui Putin dan Zelensky | Rusia Gagal Bayar Utang

Global
Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Global
Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Global
Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Global
UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

Global
Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Global
Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.