Kompas.com - 10/10/2021, 20:23 WIB
Foto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix. AP PHOTO/ROSS D FRANKLINFoto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (9/10/2021) menyebut Jenderal Tertinggi militer AS Mark Milley sebagai orang gila.

Sindiran Trump dilontarkan terkait saran Milley yang pernah ia dengar tentang meninggalkan peralatan perang di Afghanistan, seperri yang dilansir dari Daily Mail pada Minggu (10/10/2021).

Trump berulang kali menyerang kebijakan Presiden Joe Biden untuk menarik pasukan AS di Afghanistan, dan menyalahkannya karena persenjataan bisa jatuh di tangan Taliban.

Baca juga: Terungkap, Trump Berusaha Halangi Kesaksian Kerusuhan 6 Januari di Gedung Capitol

Di depan ribuan pendukungnya di Iowa, presiden AS ke-45 ini mengatakan bahwa ia sudah mendengar ide gila Mark Milley ketika ia masih menjadi presiden.

"Jadi suatu ketika Milley memberi tahu saya...Saat itulah saya menyadari...itu salah satu dari sekian banyak kali saya menyadari ia bodoh," ujar Trump.

Trump telah menyerang Milley berulang kali dalam beberapa pekan terakhir, setelah muncul laporan bahwa tokoh militer paling senior AS khawatir Trump akan melancarkan kudeta setelah kekalahan pemilihannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Orang Amerika, secara tradisional, suka berkelahi," ujar Trump. "Semua orang Amerika sejati menyukai sengatan pertempuran."

Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mendengarkan selama sidang Komite Angkatan Bersenjata DPR tentang kesimpulan operasi militer di Afghanistan, Rabu, 29 September 2021, di Capitol Hill di Washington.AFP/OLIVEIER DOULIERY via AP Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mendengarkan selama sidang Komite Angkatan Bersenjata DPR tentang kesimpulan operasi militer di Afghanistan, Rabu, 29 September 2021, di Capitol Hill di Washington.

Baca juga: Untuk Pertama Kali, Donald Trump Keluar dari Daftar Orang Terkaya Versi Forbes

Namun kemudian Trump membandingkan jenderal tertinggi AS itu dengan Jenderal George Patton, yang dia gambarkan sebagai "jenderal TV" hari ini. George Patton adalah Jenderal AS di Perang Dunia II.

"Apakah menurut Anda George Patton akan pergi lebih awal dari Afghanistan?" ujar Trump.

"Apakah kalian pikir dia akan meninggalkan tentara yang mati tanpa alasan apa pun. Apakah menurut kalian dia akan meninggalkan peralatan terbaik senilai 85 miliar dollar AS (Rp 1,209 triliun)?"

AS menghabiskan lebih dari 80 miliar dollar AS (Rp 1,138 triliun) untuk mendukung militer Afghanistan, meskipun sebagian besar dihabiskan untuk pelatihan dan gaji dari pada peralatan.

"Kalian tahu apa yang aku sadari? Dia pergi ke Biden dan mengatakan hal yang sama," lanjut Trump.

"Lebih murah meninggalkan peralatan dari pada mengeluarkannya," imbuhnya.

Baca juga: Sempat Disembunyikan Trump, Jumlah Bom Nuklir AS Terungkap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.