Kompas.com - 27/08/2021, 14:48 WIB
Ilustrasi perang Inggris dan Zanzibar, perang tersingkat selama 38 menit. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi perang Inggris dan Zanzibar, perang tersingkat selama 38 menit. [Via Wikimedia Commons]

 

KOMPAS.com - Singkat, tak bertele-tele, langsung ke titik pusat serangan.

Inilah yang terjadi dalam perang santara Britania Raya dan Kesultanan Zanzibar pada 27 Agustus 1896.

Dilansir History, konflik ini berlangsung selama 38 menit saja, sehingga disebut sebagai perang tersingkat sepanjang sejarah.

Wafatnya Sultan Hamad bin Thuwaini yang pro-Britania pada tanggal 25 Agustus 1896 jadi pemicunya.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Lahirnya Palang Merah 22 Agustus 1864

Saat itu, Sultan Khalid bin Barghash yang menggantikannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi, Britania lebih suka sosok lain, yakni Hamud bin Muhammed yang menjadi sultan karena lebih memihak kepentingannya.

Sesuai perjanjian yang ditandatangani tahun 1886, syarat naik tahta sultan memang harus mendapat izin dari konsul Britania.

Khalid yang menjabat, tidak memenuhi persyaratan ini.

Britania menganggap hal ini sebagai "casus belli" dan langsung mengirim ultimatum ke Khalid agar pasukannya menyerah dan meninggalkan istana.

Sebagai balasannya, Khalid mengumpulkan para penjaga istana dan mengurung diri di dalam istana.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Ledakan Gas CO2 di Kamerun, 1.746 Orang dan 3.500 Ternak Tewas

Halaman:

Video Pilihan

Sumber History
Rekomendasi untuk anda
INTERNASIONAL
Sejarah Negara Israel
Sejarah Negara Israel
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Global
Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Global
Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Global
Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Global
China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

Global
Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Global
Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Global
Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Global
Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Global
Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Global
Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: 'Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami'

Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: "Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami"

Global
Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Global
Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.