Kim Yo Jong Tuding Korsel Berkhianat karena Latihan Militer bareng AS

Kompas.com - 10/08/2021, 09:40 WIB
Adik sekaligus penasihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, sampai di stasiun kereta Jinbu di Pyeongchang, Korea Selatan, pada 9 Februari 2018. Dia menjadi bagian dari delegasi Korea Utara dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang. AP PHOTO/Lee Jin-manAdik sekaligus penasihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, sampai di stasiun kereta Jinbu di Pyeongchang, Korea Selatan, pada 9 Februari 2018. Dia menjadi bagian dari delegasi Korea Utara dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Kim Yo Jong, adik pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyebut Korea Selatan berkhianat karena akan latihan militer bersama Amerika Serikat (AS).

Peringatan Kim Yo Jong dilontarkan pada Selasa (10/8/2021), dan mengancam kedua negara bersekutu itu akan mendapat ancaman keamanan yang lebih besar.

Pernyataan terbaru Kim Yo Jong datang setelah Korut dan Korsel menjalin lagi komunikasi lintas batas yang terputus lebih dari setahun lalu.

Baca juga: Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Kedua negara di semenanjung Korea itu juga mengumumkan para pemimpinnya sepakat memperbaiki hubungan.

Namun, Kim Yo Jong mengatakan bahwa Korsel berkhianat karena mengadakan latihan militer gabungan berbahaya dengan Washington bulan ini, yang telah lama dianggap Korut sebagai latihan untuk invasi.

"Saya mengambil kesempatan ini untuk menyatakan penyesalan yang kuat atas perlakuan berbahaya dari pihak berwenang Korea Selatan," katanya dalam pernyataan yang dirilis oleh kantor berita resmi Pyongyang, KCNA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komentar Kim Yo Jong muncul saat militer AS dan Korea Selatan memulai pelatihan awal mereka pada Selasa, menjelang latihan musim panas tahunan minggu depan.

Dengan melakukan latihan, Seoul dan Washington pasti akan menghadapi ancaman keamanan yang lebih besar, katanya dikutip dari AFP, dan Korea Utara akan memperkuat pertahanan serta kemampuan serangan pre-emptive.

Baca juga: AS-Korsel Bakal Gelar Latihan Militer, Korut Panas

Seoul dan Washington adalah sekutu perjanjian, dengan AS menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel untuk mempertahankannya dari Korut yang bersenjata nuklir.

Mereka sebelumnya telah mengurangi latihan militer gabungan tahunan secara signifikan, untuk memfasilitasi pembicaraan nuklir dengan Pyongyang.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in adalah perantara KTT pertama antara Korea Utara dan presiden AS di Singapura pada Juni 2018.

Korea Utara memutuskan sebagian besar kontak dengan Seoul setelah KTT antara Kim dan Donald Trump di Hanoi tidak menemui kata sepakat.

Baca juga: Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Astronot China Mendarat di Stasiun Luar Angkasa untuk Misi Terlama

3 Astronot China Mendarat di Stasiun Luar Angkasa untuk Misi Terlama

Global
Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Global
Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Global
16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

Internasional
Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Global
Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Global
Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Global
POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

Global
Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Global
Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Global
Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Global
Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Global
Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Global
Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Global
Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.