Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Kompas.com - 01/08/2021, 23:32 WIB
Kim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019. Jorge Silva/REUTERSKim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengancam hubungan dengan Korea Selatan bisa memburuk lagi jika negara tetangganya itu menggelar latihan militer bersama Amerika Serikat (AS).

Pada Minggu (1/8/2021) Kim Yo Jong melontarkan komentar, latihan militer itu bakal mengaburkan hubungan Korsel-Korut.

Peringatan itu muncul di tengah mencairnya ketegangan di semenanjung Korea, didorong oleh serangkaian surat pribadi antara Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Baca juga: Para Pejabat Korea Utara Ketakutan dengan Kim Yo Jong dan Menyebutnya Wanita Iblis

Kedua pihak pada Selasa (27/7/2021) juga memulihkan komunikasi lintas batas yang terputus lebih dari setahun yang lalu, mengumumkan para pemimpin mereka telah setuju untuk bekerja memperbaiki hubungan.

Namun Kim Yo Jong memperingatkan, suasana hati bisa berubah jika Korsel mengadakan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat akhir bulan ini.

"Saya melihat ini sebagai pendahuluan yang tidak diinginkan yang secara serius merusak keinginan para pemimpin tertinggi," kata Kim Yo Jong dikutip dari AFP, menambahkan latihan itu "mengaburkan lebih jauh jalan menuju hubungan Korut-Korsel."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seoul dan Washington adalah sekutu perjanjian, dengan AS menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korsel untuk mempertahankannya dari negara tetangganya yang bersenjata nuklir.

Mereka sebelumnya telah mengurangi latihan militer gabungan tahunan secara signifikan untuk memfasilitasi pembicaraan nuklir dengan Pyongyang, yang mengecam latihan tersebut sebagai persiapan untuk invasi.

Moon dikreditkan dengan menjadi perantara KTT pertama antara Korea Utara dan presiden AS, di Singapura pada Juni 2018.

Tetapi Pyongyang sebagian besar memutuskan kontak dengan Seoul setelah gagalnya KTT kedua antara Kim dan Presiden AS saat itu Donald Trump di Hanoi yang membuat pembicaraan nuklir terhenti.

Baca juga: Adik Perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong Sebut Korea Selatan Burung Beo Amerika Serikat


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

Global
Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Global
Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Global
Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Global
Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Global
Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Global
Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Global
Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, 'Moderna' Jadi 'Maderna'

Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, "Moderna" Jadi "Maderna"

Global
Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Global
Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Global
Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Global
Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Global
Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Global
Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Global
Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.