Presiden Belarus dan Anaknya Ternyata Sudah Lama Bermasalah dengan Komite Olimpiade Internasional

Kompas.com - 06/08/2021, 08:30 WIB
Dalam file foto yang diambil pada hari Jumat, 26 Februari 2021, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, kiri, berbicara dengan putra sulungnya Viktor di Minsk, Belarus. AP PHOTO/ANDREI STASEVICHDalam file foto yang diambil pada hari Jumat, 26 Februari 2021, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, kiri, berbicara dengan putra sulungnya Viktor di Minsk, Belarus.

JENEWA, KOMPAS.com - Atlet Belarus menjadi sorotan dunia setelah didepak dari Olimpiade Tokyo 2020 oleh negaranya sendiri. Namun ternyata negaranya, yang diperintah oleh diktator terakhir Eropa, memang telah lama punya catatan hitam di Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Krystsina Tsimanouskaya, yang niatnya berlaga sebagai pelari cepat dari negaranya, sempat mendapat perlindungan dari Jepang.

Wanita berusia 24 tahun itu, kini dilaporkan telah sampai di Polandia untuk mencari suaka, setelah menolak kembali ke negaranya karena ancaman keamanan.

Sebelum insiden ini, IOC ternyata pada Desember 2020 sudah menangguhkan Presiden otoriter Belarus, Alexander Lukashenko, dari semua kegiatan Olimpiade, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Atlet Belarus yang Diusir dari Tim Olimpiade Mengaku Bakal Dihukum jika Pulang ke Negaranya

Lukashenko, yang telah memimpin Komite Olimpiade Belarus selama 23 tahun, mengeklaim masa jabatan presiden keenam setelah pemilihan negara bagian pada Agustus, yang secara luas dipandang sebagai kecurangan yang menguntungkannya.

Belarus sejak itu berada dalam kekacauan di tengah protes dan tindakan keras oleh pasukan keamanan. IOC juga telah menyelidiki keluhan dari para atlet bahwa mereka menghadapi pembalasan dan intimidasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah pertemuan dewan pada Senin (7/12/2020), Presiden IOC Thomas Bach mengatakan kepemimpinan badan Olimpiade Belarus "belum melindungi atlet Belarus dari diskriminasi politik" dalam organisasi olahraga nasional.

"Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar Piagam Olimpiade, dan karena itu secara serius mempengaruhi reputasi gerakan Olimpiade," kata Bach dalam konferensi pers yang diadakan secara online melansir AP.

Penangguhan Lukashenko ketika itu tidak memengaruhi atlet Belarus, atau hak mereka untuk bersaing di Olimpiade Tokyo sebagai tim nasional, yang diakui dengan bendera, lagu, dan warna mereka sendiri.

Belarus memang berisiko dibatalkan menjadi sebagai tuan rumah bersama kejuaraan dunia 2021 dalam hoki es putera oleh IOC. Semua pembicaraan dengan bekas republik Soviet tentang pementasan acara sudah ditangguhkan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanksi WADA Merembet, Bendera Merah Putih Tak Boleh Berkibar di MotoGP, WorldSBK, hingga F1

Sanksi WADA Merembet, Bendera Merah Putih Tak Boleh Berkibar di MotoGP, WorldSBK, hingga F1

Global
Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Global
Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Global
Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Global
Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Global
Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Global
Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Global
Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Global
Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Global
Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Global
Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Global
China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

Global
Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Global
Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.