Ada Kerusakan, China Akhirnya Matikan Reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan

Kompas.com - 31/07/2021, 11:05 WIB
Menteri Keuangan Inggris George Osborne (kiri) berbicara dengan manajer umum Joint Venture Tenaga Nuklir Taishan Guo Liming di depan reaktor nuklir yang sedang dibangun di pembangkit listrik tenaga nuklir di Taishan, provinsi Guangdong, pada 17 Oktober 2013. AFP PHOTO/BOBBY YIPMenteri Keuangan Inggris George Osborne (kiri) berbicara dengan manajer umum Joint Venture Tenaga Nuklir Taishan Guo Liming di depan reaktor nuklir yang sedang dibangun di pembangkit listrik tenaga nuklir di Taishan, provinsi Guangdong, pada 17 Oktober 2013.

BEIJING, KOMPAS.com - China mematikan reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan setelah kerusakan bahan bakar kecil terdeteksi pada Jumat (30/7/2021).

China General Nuclear Power Group (CGN) mengatakan pembangkit, yang terletak di selatan negara itu, akan menjalani "pemeliharaan."

Keputusan itu diambil setelah tingkat radioaktif dilaporkan melonjak baru-baru ini dan menyebabkan kekhawatiran kebocoran di Pembangkit Nuklir Taishan di provinsi Guangdong.

Baca juga: China Dituduh Coba Menutupi Kebocoran Radiasi Pembangkit Nuklir Taishan

Bulan lalu, pihak berwenang mengatakan kerusakan kecil pada batang bahan bakar menjadi penyebab gas radioaktif menumpuk di lokasi tersebut.

Pejabat China melaporkan sebuah insiden di reaktor nomor 1 pembangkit tersebut pada 14 Juni.

Tetapi mereka mengecilkan tingkat keparahan masalah, dengan mengatakan itu adalah "fenomena umum."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Insinyur akan menemukan penyebab kerusakan dan mengganti batang bahan bakar, kata pernyataan itu.

"Setelah percakapan panjang antara personel teknis Perancis dan China, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan ... memutuskan untuk menutup Unit 1 untuk pemeliharaan," demikian bunyi pernyataan online yang dirilis oleh operator pada Jumat (30/7/2021) melansir Newsweek.

CGN mengatakan bahwa hanya "ada kerusakan bahan bakar kecil" yang ditemukan. Pernyataan badan nuklir China itu juga mengeklaim bahwa reaktor Nuklir Taishan "sepenuhnya di bawah kendali".

Pembangkit ini adalah satu-satunya di dunia yang menggunakan EPR, desain reaktor air bertekanan yang diproduksi dalam kemitraan dengan perusahaan energi Perancis EDF.

Baca juga: China Mengaku Ada Kerusakan di Pembangkit Nuklir Taishan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insiden Penembakan oleh Seorang Tahanan yang Diyakini Selundupkan Senjata dengan Drone

Insiden Penembakan oleh Seorang Tahanan yang Diyakini Selundupkan Senjata dengan Drone

Global
Nur Sajat, Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

Nur Sajat, Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

Global
AS Tuding Hukuman 25 Tahun Penjara bagi Pahlawan Hotel Rwanda Tidak Adil

AS Tuding Hukuman 25 Tahun Penjara bagi Pahlawan Hotel Rwanda Tidak Adil

Global
NATO Terancam Melemah atas Kesepakatan Kapal Selam Amerika Serikat dan Australia

NATO Terancam Melemah atas Kesepakatan Kapal Selam Amerika Serikat dan Australia

Global
Pahlawan Hotel Rwanda Dipenjara 25 Tahun karena Terorisme

Pahlawan Hotel Rwanda Dipenjara 25 Tahun karena Terorisme

Global
POPULER GLOBAL: Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito Heboh di AS | Dugaan Penyebab Muncul Rambut di Kuburan Tua 100 Tahun

POPULER GLOBAL: Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito Heboh di AS | Dugaan Penyebab Muncul Rambut di Kuburan Tua 100 Tahun

Global
6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Manusia

6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Manusia

Internasional
Kota di Belgia Namai Jalannya dari Pekerja Seks Nigeria, Seperti Apa Kisahnya?

Kota di Belgia Namai Jalannya dari Pekerja Seks Nigeria, Seperti Apa Kisahnya?

Global
Pelaku Penembakan Kampus Rusia yang Tewaskan 6 Orang Bermimpi Bunuh Banyak Orang

Pelaku Penembakan Kampus Rusia yang Tewaskan 6 Orang Bermimpi Bunuh Banyak Orang

Global
Taliban Janji Murid Putri SMP Bisa Kembali ke Sekolah, asalkan...

Taliban Janji Murid Putri SMP Bisa Kembali ke Sekolah, asalkan...

Global
Gunung di Pulau La Palma Spanyol Meletus, 5.000 Warga Mengungsi

Gunung di Pulau La Palma Spanyol Meletus, 5.000 Warga Mengungsi

Global
Perancis 'Ngambek' Kontrak Kapal Selam Dibatalkan Sepihak, Ini Kata Australia

Perancis "Ngambek" Kontrak Kapal Selam Dibatalkan Sepihak, Ini Kata Australia

Global
Vietnam Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Vietnam Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Global
Gara-gara Kembarannya Dukun Gadungan, Pria Ini 9 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap oleh Polisi

Gara-gara Kembarannya Dukun Gadungan, Pria Ini 9 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap oleh Polisi

Global
Kisah Brenda Spencer, Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang karena Benci Hari Senin

Kisah Brenda Spencer, Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang karena Benci Hari Senin

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.