Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Kompas.com - 29/07/2021, 20:53 WIB
Sun Dawu, miliader pemilik perusahaan di bidang pertanian terbesar di Provinsi Hebei. [Via BBC INDONESIA] Via BBC INDONESIASun Dawu, miliader pemilik perusahaan di bidang pertanian terbesar di Provinsi Hebei. [Via BBC INDONESIA]

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang miliarder terkemuka China dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. Ini adalah putusan terbaru dari serangkaian hukuman yang diberikan kepada bos korporat yang vokal lawan pemerintah China.

Sun Dawu adalah pemilik salah satu perusahaan pertanian swasta terbesar China di provinsi utara Hebei.

Sun (67 tahun) di masa lalu kerap berbicara tentang hak asasi manusia dan topik-topik sensitif secara politik.

Baca juga: Penangkapan Jurnalis Jadi Kontroversi Lagi, Pemerintah China Peringatkan Itu Urusan Internal

Dia dinyatakan bersalah atas dakwaan "memulai pertengkaran dan memprovokasi masalah", tuduhan yang kerap dipakai otoritas China untuk menangkap para aktivis.

Tuduhan lain yang ditimpakan kepadanya termasuk memperoleh lahan pertanian secara ilegal, mengumpulkan massa untuk menyerang lembaga negara dan menghalangi pegawai pemerintah untuk melakukan tugas mereka.

Dia juga didenda sebesar 3,11 juta yuan (sekitar Rp 6,9 miliar), menurut laporan yang dilansir dari BBC Indonesia pada Kamis (29/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sempat Bersitegang, Pemerintah China Kini Puji Jack Ma Ternyata Ini Alasannya

Sun memiliki salah satu perusahaan terbesar di China. Bisnisnya mencakup dari pemrosesan daging dan makanan hewan peliharaan, hingga sekolah dan rumah sakit.

Dia dilaporkan ditahan pada 2020, bersama dengan 20 kerabat dan rekan-rekan bisnisnya, atas kasus sengketa tanah dengan pertanian yang dikelola pemerintah.

Pada saat itu, dia mengatakan belasan karyawannya luka-luka, setelah bentrok dengan polisi terkait perselisihan tersebut, menurut laporan AFP.

Sun juga dikatakan dekat dengan sejumlah pembangkang politik China terkemuka, dan di masa lalu pernah mengkritik kebijakan pedesaan pemerintah.

Baca juga: Jack Ma Hilang Lagi dari Sorotan Publik

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.