China Kecam Media Barat yang Pasang Foto “Jelek” Atlet Angkat Besinya

Kompas.com - 29/07/2021, 10:48 WIB
Hou Zhihui dari China berlaga di cabang angkat besi 49kg putri, memenangkan medali emas dan memecahkan rekor Olimpiade di Olimpiade Musim Panas 2020, Sabtu, 24 Juli 2021, di Tokyo, Jepang. AP PHOTO/LUCA BRUNOHou Zhihui dari China berlaga di cabang angkat besi 49kg putri, memenangkan medali emas dan memecahkan rekor Olimpiade di Olimpiade Musim Panas 2020, Sabtu, 24 Juli 2021, di Tokyo, Jepang.

BEIJING, KOMPAS.com - Diplomat China mengkritik media yang berbasis di Amerika Utara karena pilihan fotonya dalam sebuah artikel yang dimuat tentang atlet angkat besi China dalam Olimpiade Tokyo 2020.

Zhihui Hou memenangi emas untuk China dalam kompetisi angkat besi 49 kg wanita di Olimpiade Tokyo 2020 pada Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: POPULER GLOBAL: 2 Geng Monyet Bentrok Berebut Makanan | Covid-19 di Tokyo Melonjak Setelah Olimpiade Dimulai

Namun, kebanggaan atlet berusia 24 tahun itu terusik lantaran sorotan pada publikasi mengenai capaiannya di ajang olahraga dunia itu ditampilkan dengan foto yang dinilai “kurang memuaskan” menurut otoritas China.

Foto yang dimaksud tampaknya menangkap Hou yang berusaha keras mengangkat barbel di atas pinggangnya.

Dalam sebuah pesan yang diunggah melalui akun Twitter resminya, pejabat kedutaan menuduh Reuters menempatkan "politik dan ideologi di atas olahraga", dengan memilih foto yang "hanya menunjukkan betapa jeleknya mereka."

"Tidak tahu malu," kicau akun resmi Kedutaan Besar China untuk Srilanka.

Baca juga: Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Insider melaporkan, Hou mencatat rekor Olimpiade dalam tiga kategori berbeda dan berhasil memecahkan rekor dunianya sendiri.

Kicauan Kedutaan China itu tidak menyinggung capaiannya itu.

Sementara itu, ketika pengguna Twitter menolak pernyataan bahwa foto tersebut "jelek" atau digunakan dengan cara yang “kejam” oleh media Barat, Kedutaan China menggandakan tuduhannya.

"Hari yang sama, Olimpiade yang sama, Reuters yang sama, wajah yang berbeda," kicau Kedutaan China di Twitter.

"Mungkin karena segala sesuatu yang baik dalam hidup didapat lebih mudah bagi orang kulit putih Barat?"

Baca juga: Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Bebaskan 2 Warga Kanada Setelah Anak Pendiri Huawei Dilepaskan

China Bebaskan 2 Warga Kanada Setelah Anak Pendiri Huawei Dilepaskan

Global
Kenya Pertanyakan Kematian 89 Warganya di Arab Saudi, Alasannya Disebut Mencurigakan

Kenya Pertanyakan Kematian 89 Warganya di Arab Saudi, Alasannya Disebut Mencurigakan

Global
Pencuri Lukisan Vincent van Gogh Dipenjara 8 Tahun di Belanda

Pencuri Lukisan Vincent van Gogh Dipenjara 8 Tahun di Belanda

Global
Ponsel 5 Menteri Perancis Terinfeksi Spyware Pegasus

Ponsel 5 Menteri Perancis Terinfeksi Spyware Pegasus

Global
2 Wanita Ingin Nikahi Pria yang Sama, Nasib Mereka Ditentukan Lewat Lempar Koin

2 Wanita Ingin Nikahi Pria yang Sama, Nasib Mereka Ditentukan Lewat Lempar Koin

Global
Seorang Pria Dikabarkan Meninggal Setelah Minum 1,5 Liter Minuman Bersoda dalam 10 Menit

Seorang Pria Dikabarkan Meninggal Setelah Minum 1,5 Liter Minuman Bersoda dalam 10 Menit

Global
Bocah 2 Tahun Tak Sengaja Bunuh Dirinya dengan Senjata Keluarganya

Bocah 2 Tahun Tak Sengaja Bunuh Dirinya dengan Senjata Keluarganya

Global
Biografi Tokoh Dunia: Rumphius, Tokoh Ahli Botani Ambon yang Buta Kelahiran Jerman

Biografi Tokoh Dunia: Rumphius, Tokoh Ahli Botani Ambon yang Buta Kelahiran Jerman

Internasional
Sikap Indonesia dalam Pakta Kerja Sama AS-Inggris-Australia (AUKUS)

Sikap Indonesia dalam Pakta Kerja Sama AS-Inggris-Australia (AUKUS)

Global
POPULER GLOBAL: Keluarga Yahudi Dilindungi Hitler | Sepasang Gorila Oral Seks

POPULER GLOBAL: Keluarga Yahudi Dilindungi Hitler | Sepasang Gorila Oral Seks

Global
Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou yang Ditahan Kanada Dibebaskan dari Tahanan Rumah

Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou yang Ditahan Kanada Dibebaskan dari Tahanan Rumah

Global
Jutaan Bantal Bayi Ditarik karena 8 Anak Mati Lemas

Jutaan Bantal Bayi Ditarik karena 8 Anak Mati Lemas

Global
Masa Depan Warisan Budaya di Afghanistan Era Taliban

Masa Depan Warisan Budaya di Afghanistan Era Taliban

Global
Ketinggalan Teknologi Kendaraan Listrik, Perusahaan Otomotif Jerman Kembangkan Mobil Hidrogen

Ketinggalan Teknologi Kendaraan Listrik, Perusahaan Otomotif Jerman Kembangkan Mobil Hidrogen

Global
Kasus Harian Covid-19 Pecahkan Rekor, Singapura Kembali Lakukan Pembatasan Sosial

Kasus Harian Covid-19 Pecahkan Rekor, Singapura Kembali Lakukan Pembatasan Sosial

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.