Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Kompas.com - 26/07/2021, 17:15 WIB
Pasien yang menderita penyakit coronavirus (COVID-19) menerima perawatan di dalam bangsal gawat darurat di Rumah Sakit Keluarga Suci di New Delhi, India, Kamis (29/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/DANISH SIDDIQUIPasien yang menderita penyakit coronavirus (COVID-19) menerima perawatan di dalam bangsal gawat darurat di Rumah Sakit Keluarga Suci di New Delhi, India, Kamis (29/4/2021).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Gelombang Covid-19 di India yang terjadi sekitar Mei, ternyata ada dampak panjang bagi sejumlah kaluarga penyintas, yaitu utang.

Pada Mei, kasus baru Covid-19 di India memecahkan rekor global hingga mencapai 400.000 per hari.

Saurav (24 tahun), adalah salah satu pasien Covid-19 yang harus menggunakan ventilator saat itu, yang kini dalam pemulihan.

Ayah Saurav, Anil Sharma mengunjungi putranya di rumah sakit swasta di barat laut New Delhi setiap hari selama lebih dari 2 bulan.

Baca juga: Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Ia sedih melihat Saurav menggunakan tabung oksigen yang mengalir ke tenggorokannya.

"Saya harus tetap kuat ketika saya bersamanya, tetapi segera setelah itu, saya akan hancur begitu saya meninggalkan ruangan," kata Sharma, seperti yang dilansir dari ABC News pada Senin (26/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saurav sudah berada di rumah sekarang, tetapi penyintas Covid-19 itu masih lemah dan dalam pemulihan. Namun, keluarga itu dibayangi oleh segunung utang yang menumpuk saat ia terinfeksi Covid-19.

Sebagian besar orang India tidak memiliki asuransi kesehatan dan biaya untuk perawatan Covid-19, sehingga membuat mereka tenggelam dalam utang.

Sharma menghabiskan tabungannya untuk membayar ambulans, tes Covid-19, obat-obatan, dan tempat tidur ICU. Kemudian, dia mengambil pinjaman bank.

Ketika biaya kesehatan meningkat, ia meminjam dari teman dan kerabat. Kemudian, dia menoleh ke orang asing, memohon bantuan online di Ketto, situs crowdfunding India.

Baca juga: China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Halaman:

Sumber ABC News
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.