Kompas.com - 01/07/2021, 09:27 WIB
Orang-orang mencoba mengalahkan panas dengan berendam di pantai Chestermere, Alta, pada Selasa, 29 Juni 2021. Badan cuaca Kanada memprediksi gelombang panas bakal menghantam dengan mulai ada kabar suhu yang semakin tinggi. THE CANADIAN PRESS/Jeff McIntosh via APOrang-orang mencoba mengalahkan panas dengan berendam di pantai Chestermere, Alta, pada Selasa, 29 Juni 2021. Badan cuaca Kanada memprediksi gelombang panas bakal menghantam dengan mulai ada kabar suhu yang semakin tinggi.

OTTAWA, KOMPAS.com - Otoritas Kanada mengatakan hampir 500 orang tewas di hampir seluruh provinsi barat Kanada dalam 5 hari ini, karena cuaca panas ekstrem yang memecah rekor.

Kepala Provinsi British Columbia (BC), Kanada Lisa Lapointe mengatakan pada Rabu (30/6/2021) bahwa Layanan Koroner BC menerima setidaknya 486 laporan kematian antara Jumat hingga Rabu sore waktu setempat.

Lapointe memperkirakan angka kematian itu dapat terus meningkat, khususnya dari kelompok usia rentan, seperti orang tua, seiring dengan gelombang panas Kanada yang masih melanda.

Baca juga: UPDATE: Korban Tewas Terkait Gelombang Panas Kanada Capai 230 Orang

Melansir Al Jazeera pada Rabu (30/6/2021), kematian tersebut disebutkannya mengalami peningkatan 195 persen dari sekitar 165 kematian yang biasanya terjadi dalam periode 5 hari karena gelombang panas di British Columbia, Kanada.

"Lima hari terakhir di British Columbia telah melihat jumlah kematian yang belum pernah terjadi, dilaporkan ke BC Coroners Service," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Meskipun terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti berapa banyak dari kematian ini terkait akibat suhu panas," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, diyakini bahwa peningkatan signifikan dalam kematian di British Columbia, Kanada yang dilaporkan, disebabkan oleh cuaca panas ekstrem yang melanda.

"Dan (cuaca panas) terus berdampak pada banyak bagian provinsi kami," imbuhnya.

Baca juga: Cerita Dokter AS Tangani Korban Gelombang Panas: Kondisinya Mirip Awal Pandemi Covid-19

Suhu telah melonjak di BC dan di provinsi serta wilayah Kanada lainnya sebagai peristiwa yang disebut "kubah panas", sistem cuaca yang memerangkap udara panas, yang terjadi di pantai barat Kanada, serta di Pacific Northwest Amerika Serikat.

“Ini (kuba panas) seperti penutup, dan tidak ada yang bisa masuk, cuaca tidak bisa masuk untuk menghilangkan panas itu, yang terus berkembang,” kata Dave Phillips, seorang ahli meteorologi Kanada dalam program berita CTV Your Morning.

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Global
Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Global
Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Global
Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Global
Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Global
Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Global
Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Global
Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Global
Dijuluki 'Guru Tercantik', Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Dijuluki "Guru Tercantik", Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Internasional
Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Global
Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Internasional
Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Global
60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

Global
Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Global
Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.