Kompas.com - 15/06/2021, 21:29 WIB
Potongan video yang dipublikasikan televisi Rusia Zvezda menunjukkan rudal hipersonik Kinzhal ditembakkan dari kapal penjelajah dalam sebuah latihan perang. TV ZVEZDA via The SunPotongan video yang dipublikasikan televisi Rusia Zvezda menunjukkan rudal hipersonik Kinzhal ditembakkan dari kapal penjelajah dalam sebuah latihan perang.

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia merilis foto peluncuran rudal hipersonik Kinzhal, jelang pertemuan Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden.

Video ini muncul sehari jelang pertemuan dua pemimpin negara adidaya, dengan agenda membahas serangan siber maupun relasi bilateral yang menurun.

Video yang dirilis Moskwa menunjukkan misil itu meluncur dari kapal penjelajah di kawasan Laut Barents.

Baca juga: Rusia Berhasil Uji Coba Rudal Hipersonik, Capai 8 Kali Kecepatan Suara

Kanal Rusia TV Zvezda melaporkan, lebih dari 20 kapal perang dan kapal selam, pesawat, dan helikopter ikut serta dalam latihan perang.

Dilansir The Sun Selasa (15/6/2021), latihan itu merupakan unjuk kekuatan terbesar yang pernah digelar Rusia ke hadapan negara Barat.

Kinzhal, yang berarti Belati, merupakan rudal yang bisa membawa hulu ledak baik konvensional maupun nuklir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut klaim Kremlin, rudal hipersonik itu bisa melaju hingga jarak lebih dari 2.000 km, dan tak bisa ditandingi Barat.

Pada tahun ini, Putin memerintahkan militer menggelar menggelar latihan di 11 zona waktu seluruh "Negeri Beruang Merah".

Latihan tersebut digelar untuk merespons ketegangan dengan Barat yang meningkat pasca-jatuhnya Uni Soviet.

Selain Kinzhal, Kremlin juga mengujicobakan Zircon, rudal hipersonik dengan kecepatan hampir 10.000 km per jam.

Menurut keterangan Moskwa, Zircon adalah rudal penjelajah yang tidak akan bisa dihentikan pertahanan Barat, dan bakal diaktifkan tahun depan.

Putin menyatakan, Zircon merupakan senjata Mach 8 favoritnya untuk menyasar kota di AS jika konflik nuklir terjadi.

Lebih lanjut, Putin akan bertemu dengan Biden pada Rabu (15/6/2021) di Jenewa, dan membahas sejumlah isu.

Di antaranya pemenjaraan tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny, masalah Ukraina, hingga dukungan Moskwa bagi diktator Belarus, Alexander Lukashenko.

Baca juga: Rusia Siapkan Rudal Hipersonik Penghancur Sistem Pertahanan Apa Pun


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Global
Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Global
Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Global
Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Global
Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Global
Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Global
Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Global
Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Global
Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya 'Jauh dari Target'

Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya "Jauh dari Target"

Global
Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Global
AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi 'Negara Pariah' jika Taliban Berkuasa

AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi "Negara Pariah" jika Taliban Berkuasa

Global
Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Global
Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
komentar
Close Ads X