Kompas.com - 14/05/2021, 23:12 WIB
Pengunjung gym True Fitness, Millenia Walk, Singapura berolahraga pada hari terakhir (7/5/2021) sebelum gym diperintahkan untuk ditutup hingga 30 Mei mendatang karena melonjaknya kembali kasus komunal Covid-19. KOMPAS.com/ERICSSENPengunjung gym True Fitness, Millenia Walk, Singapura berolahraga pada hari terakhir (7/5/2021) sebelum gym diperintahkan untuk ditutup hingga 30 Mei mendatang karena melonjaknya kembali kasus komunal Covid-19.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Singapura kembali berada dalam status lockdown parsial efektif mulai Minggu (16/5/2021) hingga 13 Juni mendatang.

Kebijakan ini diumumkan oleh Gugus Tugas Covid-19 setelah kasus harian komunal virus corona di negeri "Singa" meroket tanpa henti sejak 27 April lalu.

Data terbaru Jumat sore (14/5/2021) dari Kementerian Kesehatan (MOH) menunjukkan 52 kasus baru Covid-19 termasuk 24 kasus infeksi di masyarakat. Total kasus virus corona Singapura saat ini adalah 61.505 kasus.

Baca juga: Covid-19 di Singapura Ikut Memburuk, PSBB Fase 2 Berlaku Lagi

Bandara Internasional Changi menjadi klaster terbesar dengan 59 kasus. Bandara yang berkali-kali dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia akan ditutup hingga dua pekan ke depan.

Analisis sementara menunjukkan, mayoritas pasien yang terpapar Covid-19 di Changi bekerja di area terminal 3 yang menerima pendatang dari negara berisiko tinggi, misal negara-negara Asia Selatan seperti India.

Sebagian dari pekerja ini positif terinfeksi virus corona varian B1617 dari India yang sedang berkecamuk di kawasan Asia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Klaster kedua terbesar pandemi corona ini berasal dari Rumah Sakit Tan Tock Seng dengan 44 kasus.

Keputusan memberlakukan lockdown parsial juga dilatarbelakangi meningkatnya rataan tujuh hari angka kasus komunal yang tidak dapat ditelusuri asal-usulnya menjadi 2,29 kasus.

Ini merupakan kenaikan yang drastis mengingat selama 10 bulan terakhir, rataan angka ini konsisten mendekati nol.

Baca juga: Muncul Varian Covid-19 dari India, Singapura Perketat Pembatasan

Peraturan-peraturan lockdown parsial

Jumlah maksimum warga yang dapat berkumpul bersama dikurangi dari 5 orang menjadi 2 orang. Setiap rumah juga diizinkan hanya menerima maksimum 2 orang tamu sehari. 

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Global
Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Global
Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Global
Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Global
Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Global
Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Global
Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Global
Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Internasional
Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Global
Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Global
Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Global
China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Global
 Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Global
Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads X