China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Kompas.com - 09/05/2021, 15:16 WIB
Roket Long March 5B, yang membawa modul Tianhe, diluncurkan dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, pada 29 April 2021. XINHUA/ZHANG LIYUNRoket Long March 5B, yang membawa modul Tianhe, diluncurkan dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, pada 29 April 2021.

BEIJING, KOMPAS.com – China angkat suara setelah puing-puing roket Long March 5B miliknya kembali ke atmosfer bumi dan jatuh di Samudra Hindia.

Dilaporkan sebelumnya, sebagian roket tersebut hancur terbakar atmosfer bumi dan sebagian lagi mendarat di perairan sebelah barat Maladewa pada Minggu (9/5/2021).

China mengatakan, segmen inti dari roket terbesarnya masuk kembali ke atmosfer Bumi dan sebagian besar bagiannya terbakar sebagaimana dilansir Associated Press.

Baca juga: Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Seorang astrofisikawan dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Jonathan McDowell, mengatakan China sepertinya “menang taruhan”.

"Nampaknya China menang taruhan (kecuali kita mendengar kabar adanya kerusakan di Maladewa)," kata McDowell.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebagian besar roket terbakar tanpa bisa dikenali selama proses masuk atmosfer,” kata laporan kantor berita resmi China Xinhua.

Meski demikian, Administrator NASA Bill Nelson mengeluarkan pernyataan yang mengkritik China dengan pedas.

Baca juga: Kronologi Roket China Long March 5B Jatuh di Samudra Hindia, Dunia Sempat Tegang


"Jelas bahwa China gagal memenuhi standar terkait puing-puing ruang angkasa mereka,” kata Nelson dalam pernyataannya yang dirilis di website NASA.

Roket Long March 5B membawa modul utama Tianhe ke orbit Bumi pada 29 April.

China berencana melakukan 10 peluncuran lagi untuk membawa bagian tambahan dari stasiun luar angkasa tersebut ke orbit.

Jatuhnya roket Long March 5B sepanjang 30 meter itu disebut menjadi salah satu puing luar angkasa terbesar yang jatuh ke Bumi.

Baca juga: Roket China Jatuh di Samudra Hindia, NASA: Beijing Gagal Terapkan Standar

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Diberi Burger Gratis, Polisi Pakistan Tahan Seluruh Pegawai Restoran Cepat Saji

Tidak Diberi Burger Gratis, Polisi Pakistan Tahan Seluruh Pegawai Restoran Cepat Saji

Global
Pukul Pacarnya yang Hamil, Pria di AS Tewas Dikeroyok Massa

Pukul Pacarnya yang Hamil, Pria di AS Tewas Dikeroyok Massa

Global
Dampak Kiriman Balon Pembakar Hamas, Picu Kebakaran di Israel Selatan

Dampak Kiriman Balon Pembakar Hamas, Picu Kebakaran di Israel Selatan

Global
Ketegangan Meningkat Setelah Serangan Udara Israel Gempur Gaza

Ketegangan Meningkat Setelah Serangan Udara Israel Gempur Gaza

Global
Ada Pilot Terkenal “Sully” Sullenberger Jadi Calon Ambasador AS, Jabatan di Eropa dan Asia Dinanti

Ada Pilot Terkenal “Sully” Sullenberger Jadi Calon Ambasador AS, Jabatan di Eropa dan Asia Dinanti

Global
3 Harapan Gedung Putih dari Pertemuan Biden dan Putin

3 Harapan Gedung Putih dari Pertemuan Biden dan Putin

Global
Bangun Stasiun Luar Angkasa, China Kirim 3 Astronot ke Orbit Bumi

Bangun Stasiun Luar Angkasa, China Kirim 3 Astronot ke Orbit Bumi

Global
Misteri Cleveland Torso Murderer, Sosok Jagal yang Hobi Memutilasi dan Mengebiri Manusia

Misteri Cleveland Torso Murderer, Sosok Jagal yang Hobi Memutilasi dan Mengebiri Manusia

Global
Menanti Presiden Baru Iran, Tokoh Garis Keras Diprediksi Menang

Menanti Presiden Baru Iran, Tokoh Garis Keras Diprediksi Menang

Global
Kim Jong Un Akui Kondisi Pangan Korea Utara Sedang Menegangkan

Kim Jong Un Akui Kondisi Pangan Korea Utara Sedang Menegangkan

Global
Jelang Pertemuan Pertama Biden dan Putin Saat Hubungan AS-Rusia di Titik Terendah

Jelang Pertemuan Pertama Biden dan Putin Saat Hubungan AS-Rusia di Titik Terendah

Global
Militer Israel: Serangan Udara Terbaru ke Gaza Tanggapi Kiriman Balon Pembakar Hamas

Militer Israel: Serangan Udara Terbaru ke Gaza Tanggapi Kiriman Balon Pembakar Hamas

Global
Baru Gencatan Senjata Bulan Lalu, Israel Serang Gaza Lagi

Baru Gencatan Senjata Bulan Lalu, Israel Serang Gaza Lagi

Global
Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Global
Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Global
komentar
Close Ads X