Mantan Bos Maskapai Tukar Paspor demi Hindari Karantina Covid-19 Setelah Kunjungi Negara “Daftar Merah”

Kompas.com - 03/05/2021, 08:28 WIB
Foto pada 1 Februari 2017 di Abu dhabi menunjukan James Hogan, Presiden dan CEO Etihad Aviation Group, berbicara selama konferensi pers dengan Chief Executive Officer Lufthansa tentang peningkatan kerja sama. AFP PHOTO/NEZAR BALOUTFoto pada 1 Februari 2017 di Abu dhabi menunjukan James Hogan, Presiden dan CEO Etihad Aviation Group, berbicara selama konferensi pers dengan Chief Executive Officer Lufthansa tentang peningkatan kerja sama.

LONDON, KOMPAS.com - Salah satu bos maskapai paling sukses di Inggris menghadapi denda hingga 10.000 poundsterling (Rp 199,5 juta), karena tidak melaporkan bahwa dia telah mengunjungi negara “daftar merah.”

Daily Mail mengungkap pada Minggu (2/5/2021), jutawan James Hogan, mantan kepala eksekutif Etihad Airways, diketahui telah ditahan oleh petugas Pasukan Perbatasan di Heathrow bulan lalu setelah tiba dengan penerbangan dari Swiss.

Baca juga: Positif Covid-19 dan Langgar Karantina Mandiri, Pasutri di India Dikunci Tetangganya Sendiri

Sumber mengatakan pemimpin bisnis penerbangan itu gagal mengungkapkan bahwa hanya dua hari sebelumnya dia berada di Abu Dhabi.

Ibu kota Uni Emirat Arab (UEA) tersebut merupakan salah satu dari 40 negara yang masuk “daftar merah” Pemerintah Inggris.

Siapa pun yang datang dari negara “daftar merah” itu harus check-in di hotel karantina, yang disetujui Pemerintah selama sepuluh hari.

Sumber mengklaim Hogan dicegat pada 19 Maret setelah pelapor yang mengetahui rencana perjalanannya memberi tahu Kedutaan Besar Inggris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diyakini dia segera diantar ke hotel karantina, di mana dia mengisolasi diri selama sepuluh hari wajib. Tetapi dia sekarang bisa menghadapi denda berat.

Hogan, yang memiliki dua kewarganegaraan Inggris dan Australia dan ditunjuk sebagai Officer of the Order of Australia dalam Queen's Birthday Honors List pada 2017. Dia juga mengubah Etihad menjadi salah satu maskapai penerbangan top dunia selama 11 tahun masa jabatannya sebagai kepala eksekutif.

Pada 2011 ia menandatangani kesepakatan sponsor sepuluh tahun dengan Manchester City, yang mencakup hak penamaan stadion klub sepak bola.

Berita bahwa dia kedapatan melanggar aturan perjalanan Covid diketahui telah mengejutkan bos maskapai penerbangan lainnya, dan menjadi pembicaraan di industri penerbangan.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Global
Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Global
Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Global
Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Global
China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

Global
Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Global
Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Global
Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Global
Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Global
Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Global
Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: 'Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami'

Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: "Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami"

Global
Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Global
Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.