Kompas.com - 29/04/2021, 18:58 WIB
Wakil Presiden Kamala Harris dan Ketua DPR Nancy Pelosi dari California, berdiri dan bertepuk tangan saat Presiden Joe Biden berpidato di sesi gabungan Kongres, Rabu (28/4/2021) AP PHOTO/MELINA MARAWakil Presiden Kamala Harris dan Ketua DPR Nancy Pelosi dari California, berdiri dan bertepuk tangan saat Presiden Joe Biden berpidato di sesi gabungan Kongres, Rabu (28/4/2021)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pidato pertamanya pada sesi gabungan Kongres pada Rabu malam (28/4/2021).

Momen itu menjadi peristiwa bersejarah bagi AS karena untuk pertama kalinya dua wanita berdiri di belakang pemimpin negara adidaya itu.

Mereka adalah Kamala Harris (Wakil Presiden) dan Nancy Pelosi (Ketua DPR AS).

Baca juga: Update Covid-19: AS Minta Warganya Segera Keluar dari India

Biden memulai pidatonya dengan berterima kasih kepada "Madam speaker" dan, khususnya, "Madam Vice-President", sapa Presiden ke-46 AS itu untuk dua wanita tersebut.

“Tidak ada presiden yang pernah mengucapkan kata-kata itu, dan ini sudah waktunya,” katanya melansir Guardian.

Harris merupakan Wakil Presiden perempuan pertama, kulit hitam, dan keturunan Asia Selatan bagi AS. Sementara Pelosi, adalah Ketua DPR perempuan pertama AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Momen itu diambil saat Biden merefleksikan 99 hari pertama kepresidenannya, dan memaparkan visinya untuk 1362 hari yang akan datang.

Kehadiran mereka disebut menunjukkan ukuran kemajuan dalam perjuangan kesetaraan jender di AS. Meskipun posisi Harris dan Pelosi masih berada di belakang Presiden pria kulit putih yang menua.

Baca juga: Biden Sebut AS Telah Bergerak, Janjikan Perubahan Positif

Harris, secara khusus menjadi bukti kontras dengan periode pemerintahan AS empat tahun terakhir. Yaitu ketika Donald Trump didampingi oleh wakil presidennya yang “setia”, Mike Pence.

Ketika ditanya tentang pentingnya dua wanita yang duduk di belakang presiden untuk peristiwa tersebut, Harris mengatakan kepada wartawan bahwa itu "normal".

Halaman:

Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Global
Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Global
Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Global
Gangster yang Ditakuti Berjuluk 'Si Rambut' Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Gangster yang Ditakuti Berjuluk "Si Rambut" Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Global
Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Global
Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Global
Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Global
Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Global
Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Global
Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Global
Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Global
4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

Global
Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Global
Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Global
Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Global
komentar
Close Ads X