Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Kompas.com - 14/04/2021, 17:40 WIB
Ilustrasi dokter perempuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi dokter perempuan.

TOKYO, KOMPAS.com - Seorang dokter berusia 88 tahun di Jepang harus terus bekerja, demi menyokong dua putrinya yang sudah tua.

Menurut laporan Oriental Daily, Toshio Yamashita punya satu putra dan dua putri yang membantu mengelola kliniknya.

Dua anak perempuan Dokter Yamashita tidak punya kecakapan lain selain bekerja di klinik milik ayah mereka.

Baca juga: Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul Dokter Hantu yang Memakan Korban

Mereka tidak berusaha mencari kerja paruh waktu. Bahkan hingga berusia di atas 50 tahun, mereka tak punya kemampuan lain.

Meski mereka sudah mencoba masuk ke sekolah vokasi, mereka dilaporkan gagal mendapatkan izin bekerja.

Karena itu jika klinik Yamashita ditutup, maka mereka bakal menjadi pengangguran tanpa kecakapan pendukung.

Adapun putra Yamashita mengambil kedokteran dan bekerja di rumah sakit. Namun, dia tak berminat mengambil alih klinik ayahnya.

Putra sang dokter baru saja menikah untuk ketiga kalinya, dengan anaknya saat ini baru saja masuk taman kanak-kanak.

Karena itu seperti diberitakan World of Buzz Selasa (14/4/2021), dia menyadari biaya pendidikan bakal jauh lebih mahal di masa depan.

Baca juga: Hanya Punya 37 Dokter, Bhutan Bisa Vaksinasi 469,664 Penduduk dalam 9 Hari

Karena itulah, anak Yamashita yang pria lebih memilih pekerjaan bergaji besar di rumah sakit dibanding klinik ayahnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X