Buntut Kematian Pria yang Dihukum Squat 300 Kali, 2 Polisi Ditangguhkan

Kompas.com - 07/04/2021, 23:26 WIB
Darren Manaog Penaredondo bersama istrinya, Reichelyn Blace, dan anak mereka. Penaredondo dilaporkan meninggal pada 3 April, dua hari setelah dia dihukum squat 300 kali karena melanggar jam malam saat membeli minum. Viral Press via Daily MailDarren Manaog Penaredondo bersama istrinya, Reichelyn Blace, dan anak mereka. Penaredondo dilaporkan meninggal pada 3 April, dua hari setelah dia dihukum squat 300 kali karena melanggar jam malam saat membeli minum.

Polisi setempat awalnya membantah kejadian tersebut. Tetapi dua pria yang ditahan bersama Penaredondo menandatangani pernyataan sumpah tentang hukuman itu.

Insiden tersebut bukan pertama kalinya aparat keamanan Filipina dituduh menggunakan tindakan agresif terhadap warga sipil selama pandemi.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahkan sempat mengatakan kepada polisi pada tahun lalu untuk tidak takut menembak siapa pun yang menyebabkan keributan.

Tahun lalu, seorang mantan tentara yang menderita masalah kesehatan mental ditembak mati oleh polisi ketika dia mencoba melintasi pos pemeriksaan virus corona.

Baca juga: Tradisi Jumat Agung di Filipina, Penyaliban Realistis sebagai Ekspresi Iman

Pemimpin kelompok hak asasi lokal bernama Karapatan, Cristina Palabay, mengatakan bahwa hukuman yang dijatuhkan polisi merupakan bentuk penyiksaan yang kejam dan tidak manusiawi.

Karapatan sendiri kerap membantu keluarga dari ribuan warga yang terbunuh dalam perang yang dikobarkan Duterte terhadap narkoba.

Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Filipina mengkritik hukuman yang dijatuhkan polisi terhadap pelanggar jam malam.

Penjatuhan hukuman tersebut dianggap terlalu berlebihan terhadap penegakan aturan dan regulasi karantina.

Juru Bicara Komisi HAM Filipina Jacqueline Ann de Guia mengatakan, pelanggar jam malam seharusnya didenda saja daripada dijatuhi hukuman fisik yang berat.

Baca juga: Militer Filipina Bersiap Kirim Pesawat Tempur untuk Lawan China

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Global
Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Global
35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

Global
Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Global
Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Global
Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Global
Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Global
Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Global
Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Global
Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Global
Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Global
Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Global
Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Global
Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Global
Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Global
komentar
Close Ads X