Dampak Terusan Suez Macet, Mesir Minta Ganti Rugi Rp 14,5 Triliun

Kompas.com - 02/04/2021, 17:22 WIB
Dalam foto yang dirilis Otoritas Terusan Suez, Ever Given, sebuah kapal kargo berbendera Panama ditemani kapal tunda Terusan Suez berlayar di Terusan Suez, Mesir, Senin (29/3/2021). Tim penyelamat pada Senin membebaskan kapal kontainer tersebut yang telah menghentikan perdagangan global melalui Terusan Suez, mengakhiri krisis yang selama hampir sepekan telah menyumbat salah satu arteri maritim paling vital di dunia. SUEZ CANAL AUTHORITY via AP PHOTODalam foto yang dirilis Otoritas Terusan Suez, Ever Given, sebuah kapal kargo berbendera Panama ditemani kapal tunda Terusan Suez berlayar di Terusan Suez, Mesir, Senin (29/3/2021). Tim penyelamat pada Senin membebaskan kapal kontainer tersebut yang telah menghentikan perdagangan global melalui Terusan Suez, mengakhiri krisis yang selama hampir sepekan telah menyumbat salah satu arteri maritim paling vital di dunia.

SUEZ, KOMPAS.com - Otoritas Terusan Suez Mesir (SCA) akan meminta kompensasi lebih dari 1 miliar dollar AS (Rp 14,5 triliun), akibat Terusan Suez macet.

Hal tersebut disampaikan ketua SCA, Osama Rabie, pada Rabu (31/3/2021), dikutip Kompas.com dari CGTN.

Terusan Suez ditutup selama hampir seminggu, karena kapal Ever Given atau kapal Evergreen (sesuai nama operator di lambung kapal), terjebak melintang secara diagonal.

Baca juga: Mesir Enggan Lakukan Pelebaran Jalur Terusan Suez

Kompensasi atas kerugian dan kerusakan akan mencapai lebih dari 1 miliar dollar, kata Rabie kepada saluran tv lokal, Sada Elbalad, Rabu malam (31/3/2021).

Kapal Terusan Suez berbendera Panama seberat 200.000 ton itu tersangkut sejak Selasa (23/3/2021), dan butuh enam hari untuk membebaskannya.

Evakuasi dilakukan SCA bersama perusahaan Belanda, Boskalis, yang mengerahkan tim tanggap daruratnya, Smit Salvage yang disewa oleh pemilik kapal Ever Given.

Menurut ketua SCA, kompensasi yang mereka minta tidak hanya untuk kerugian akibat Terusan Suez terblokade, tetapi juga biaya penggunaan kapal keruk dan kapal tunda.

Baca juga: Pentagon: Terusan Suez adalah Lokasi Berbahaya

Halaman:

Sumber CGTN News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X