Kompas.com - 31/03/2021, 16:56 WIB
Foto satelit dari Maxar Technologies memperlihatkan kapal Ever Given masih tersangkut di sisi Terusan Suez, Mesir, pada Sabtu (27/3/2021). Petugas bersiap melakukan cara-cara baru agar kapal kargo raksasa ini terbebas, dan kondisi Terusan Suez macet segera berakhir. ©MAXAR TECHNOLOGIES via APFoto satelit dari Maxar Technologies memperlihatkan kapal Ever Given masih tersangkut di sisi Terusan Suez, Mesir, pada Sabtu (27/3/2021). Petugas bersiap melakukan cara-cara baru agar kapal kargo raksasa ini terbebas, dan kondisi Terusan Suez macet segera berakhir.

KAIRO, KOMPAS.com – Penyelidikan penyebab kapal kontainer raksasa Ever Given yang menyumbat Terusan Suez di Mesir dimulai pada Rabu (31/3/2021).

Diberitakan sebelumnya, Ever Given tersangkut di kanal itu pada 23 Maret dan membuat Terusan Suez macet selama hampir sepekan.

Kapal sepanjang 400 meter tersebut tersangkut secara diagonal di bagian selatan kanal sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Mesir Enggan Lakukan Pelebaran Jalur Terusan Suez

Ever Given akhirnya berhasil dibebaskan pada Senin (29/3/2021) dan lalu lintas di terusan tersebut lancar kembali.

Kepala Otoritas Terusan Suez (SCA) Osama Rabie memperkirakan, Ever Given bisa tersangkut di Terusan Suez karena beberapa faktor seperti angin kencang dan kesalahan manusia.

Penasihat Rabie, Kapten Sayed Sheasha, mengatakan bahwa penyelidikan untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari insiden tersebut akan dimulai pada Rabu.

Baca juga: Pengalaman Terusan Suez Macet Dimanfaatkan Rusia untuk Tawarkan Rute Laut Utara

Kepada Reuters, Sheasha mengatakan bahwa penyelidikan tersebut akan mencakup pemeriksaan kelayakan kapal dan tindakan kaptennya.

Sheasha menambahkan, kapten kapal Ever Given berkomitmen sepenuhnya untuk mematuhi proses penyelidikan.

Penyumbatan Terusan Suez yang berlangsung selama enam hari tersebut membuat rantai pasokan global berantakan.

Baca juga: Pentagon: Terusan Suez adalah Lokasi Berbahaya

Pasalnya, Terusan Suez merupakan kanal yang penting karena memangkas waktu pelayaran dari Asia ke Eropa.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X