Imbas Brexit bagi Musik (1): Ed Sheeran hingga Sting Pun Waswas

Kompas.com - 28/02/2021, 23:00 WIB
Pada Januari 2021, setidaknya100 bintang terkemuka Inggris termasuk, Ed Sheeran dan Stingm mendesak Perdana Menteri Boris Johnson untuk menegosiasikan persyaratan baru dengan UE pasca Brexit.
AFP PHOTO/DANIEL LEAL-OLIVASPada Januari 2021, setidaknya100 bintang terkemuka Inggris termasuk, Ed Sheeran dan Stingm mendesak Perdana Menteri Boris Johnson untuk menegosiasikan persyaratan baru dengan UE pasca Brexit.

LONDON, KOMPAS.com - Tidak dapat tampil secara dekat dan langsung dengan pendengar selama pandemi Covid-19, telah menjadi waktu yang "sulit" bagi para musisi.

Hal ini juga diutarakan Anna Mae Kelly, musisi muda asal Inggris. Dia mengaku hanya bisa mengukir impiannya dihadapan layar komputernya. Aktifitas itu menjadi kenormalan baru baginya, yang mungkin juga dirasakan kebanyakan orang di seluruh dunia saat ini.

Kondisi tersebut jauh berbeda dengan atmosfer industri musik yang dinamis, dengan riuh penonton sebagai latar belakangnya.

Meski demikian, musisi berusia 17 tahun itu memilih untuk tetap berkarya, sembari memupuk harapan akan adanya hari yang lebih cerah ke depan. Sejak penguncian Covid-19 periode pertama Maret lalu di Inggris, Anna telah menulis lebih dari 30 lagu demo dan merilis empat lagu baru.

"Saya telah menulis lebih banyak daripada yang biasanya saya lakukan pada tahun lalu. Saya pikir saya telah meningkatkan cara saya menulis serta belajar bagaimana menghasilkan musik saya sendiri," katanya kepada BBC.

Dia memilih untuk tetap optimis, terus mencari kesempatan pertunjukan sebanyak mungkin. Termasuk untuk melakukan pertunjukan secara online untuk sementara waktu ini.

Baca juga: Brexit Resmi Berlaku, Inggris Langsung Siagakan 4 Kapal Patroli Angkatan Laut

Ongkos tambahan Brexit

Berbeda dengan Anna, pesimisme justru menghantui pekerja musik veteran di Negara Monarki itu. Kekhawatiran mereka sebenarnya sudah timbul jauh sebelum pandemi, tepatnya sejak Inggris memutuskan keluar dari Blok Uni Eropa (UE).

Pandemi virus corona mungkin menempatkan industri musik Inggris pada posisi kritis, namun dampak Brexit dinilai dapat benar-benar menghabisi sektor ini.

Masalahnya, sejak Inggris pecah kongsi dengan UE pada akhir 2020, warga Inggris tidak dapat lagi tinggal dan bekerja di mana pun dalam wilayah anggota blok tersebut.

Alhasil seniman Inggris sekarang harus mematuhi aturan yang berbeda di 27 negara UE. Mereka harus menegosiasikan visa untuk artis dan izin untuk peralatan.

Halaman:

Sumber AP, BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Global
Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Global
KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

Global
KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

Global
53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

Global
Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Global
Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Global
Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Global
Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Global
Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Global
Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Global
komentar
Close Ads X