Arab Saudi Larang Penanaman Pohon Palem di Seluruh Wilayah Kerajaan, Kenapa?

Kompas.com - 24/02/2021, 16:14 WIB
Ilustrasi Pohon Palem di Arab Saudi. Foto ini diambil pada 11 Februari 2019 menunjukkan pemandangan pohon palem di gurun Ula dekat kota al-Ula di barat laut Arab Saudi. AFP/FAYEZ NURELDINEIlustrasi Pohon Palem di Arab Saudi. Foto ini diambil pada 11 Februari 2019 menunjukkan pemandangan pohon palem di gurun Ula dekat kota al-Ula di barat laut Arab Saudi.

RIYADH, KOMPAS.com - Sebuah komite di Arab Saudi melarang penanaman pohon palem di sepanjang jalan, taman, dan kebun di seluruh kerajaan itu secara permanen.

Komite ini dibentuk berdasarkan Dewan Menteri. Dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian, dengan anggota dari sejumlah kementerian seperti kementerian dalam negeri, urusan kota, desa dan perumahan, menteri keuangan, media dan transportasi.

Baca juga: Syekh Ahmed Zaki Yamani, Eks Menteri Perminyakan Arab Saudi yang Membuat Barat Bertekuk Lutut, Meninggal

Melansir Surat Kabar Okaz yang dikutip Gulf News, Selasa (23/2/2021) upaya pelarangan itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran kumbang sawit merah alias kumbang tanduk yang menyerang pohon palem.

Larangan itu dikirim melalui surat edaran kepada para pemimpin dari 13 provinsi kerajaan pada Januari lalu.

Baca juga: Houthi Klaim Serang 2 Bandara di Arab Saudi dengan Drone

Selanjutnya, para amir mengarahkan arahan mereka kepada wali kota masing-masing dan semua pejabat terkait serta kontraktor yang sebelumnya bekerja menanam pohon palem di perkebunan dan sepanjang jalan.

Di dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa larangan hanya berlaku untuk perkebunan pohon palem dan pada proyek-proyek yang akan datang. Adapun pohon yang sudah ditanam tidak akan dipermasalahkan.

Baca juga: Biden Tidak Berencana Menghubungi Putra Mahkota Arab Saudi, Kenapa?

Hampir dua tahun lalu, komite mengeluarkan arahan untuk membatasi dan mengurangi penanaman pohon palem di sepanjang jalan raya.

Komite juga menekankan bahwa tidak akan ada penanaman pohon palem di sepanjang jalan dan trotoar kerajaan Arab Saudi.

Baca juga: Pemberontak Houthi Janji Tak Serang Arab Saudi Lagi, asalkan...


Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Global
Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Global
Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Global
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Global
Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Global
AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

Global
Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Global
Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Internasional
PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

Global
komentar
Close Ads X