Pemberontak Houthi Janji Tak Serang Arab Saudi Lagi, asalkan...

Kompas.com - 14/02/2021, 17:55 WIB
Pasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020. Khaled Abdullah/REUTERSPasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020.

SANAA, KOMPAS.com – Pemberontak Houthi di Yaman menawarkan untuk menghentikan serangan terhadap Arab Saudi.

Sebagai imbalannya, Arab Saudi beserta koalisinya juga menghentikan serangan udara sebagaimana dilansir dari Yeni Safak, Minggu (14/2/2021).

Anggota Dewan Politik Houthi, Muhammad Ali Al-Houthi, mengatakan bahwa pihaknya selalu menawarkan perdamaian.

Baca juga: Arab Saudi Diserang Drone Houthi, Pesawat Penumpang Kena Tembak

"Kami adalah orang-orang yang menyerukan perdamaian dan telah menawarkan banyak solusi untuk itu. Tetapi hasilnya sejauh ini adalah bahwa pengeboman (oleh) Amerika, Inggris, dan Eropa terus berlangsung dan pertempuran terus berlanjut," ujar Al-Houthi di Twitter.

Al-Houthi berujar, kelompoknya siap untuk mengambil inisiatif menghentikan serangan terhadap Arab Saudi.

Asalkan, tambahnya, ada keseriusan dari koalisi pimpinan Arab Saudi untuk mengakhiri "agresi" di Yaman.

Baca juga: Arab Saudi Berhasil Gagalkan Serangan Drone Bersenjata Milik Houthi

Di sisi lain, belum ada komentar dari otoritas Arab Saudi atau Yaman tentang tawaran dari Houthi tersebut.

Beberapa hari terakhir, milisi Houthi telah melancarkan serangan drone dan rudal balistik di Arab Saudi, yang mana hal itu menuai kecaman dari Arab Saudi dan internasional.

Koalisiyang pimpinan Arab Saudi baru-baru ini melaporkan telah mencegat dan penghancuran sekitar 10 drone yang diluncurkan oleh Houthi ke Arab Saudi dalam waktu kurang dari sepekan.

Baca juga: Pemerintah Biden Akan Cabut Houthi di Yaman dari Label Teroris

Pada Kamis (11/2/2021), Arab Saudi memberi tahu Dewan Keamanan PBB bahwa mereka siap mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan wilayahnya.

Halaman:

Sumber Yeni Safak
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Global
Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Global
Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Global
Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Global
India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

Global
Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Global
15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

Global
Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Global
Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Global
komentar
Close Ads X