Janet Yellen, Wanita Pertama yang Jadi Menteri Keuangan AS

Kompas.com - 26/01/2021, 12:38 WIB
foto file ini diambil pada tanggal 1 Desember 2020 Janet Yellen, calon Menteri Keuangan AS, berbicara selama acara pengumuman kabinet di The Queen Theatre di Wilmington, Delaware. AFP/CHANDAN KHANNAfoto file ini diambil pada tanggal 1 Desember 2020 Janet Yellen, calon Menteri Keuangan AS, berbicara selama acara pengumuman kabinet di The Queen Theatre di Wilmington, Delaware.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Janet Yellen dikabarkan menjadi wanita pertama yang menjabat posisi Menteri Keuangan Amerika Serikat, lapor The Guardian, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan Senat AS, Yellen menjadi wanita pertama yang menjabat posisi Menteri Keuangan AS.

Yellen yang pernah memimpin Bank Sentral AS sejak 2014 sampai 2018 baru-baru ini mendapat dukungan bipartisan dari anggota Komite Keuangan Senat.

Baca juga: Menteri Keuangan Portugal Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Bertemu Pejabat UE

Dia akan bertanggung jawab dalam memandu penanganan ekonomi di pemerintahan Presiden Joe Biden.

Diketahui bahwa AS yang terdampak keras pandemi Covid-19 tengah berjuang pulih secara ekonomi.

Mantan ketua Federal Reserve dan ekonom terkenal itu disetujui oleh Senat dengan suara 84-15.

Baca juga: Dituduh Plagiat, Menteri Tenaga Kerja Austria Mengundurkan Diri

 

Yellen menjalani sidang kongres pada 19 Januari dan telah disetujui dengan suara bulat oleh komite keuangan Senat dan didukung oleh semua mantan menteri keuangan yang masih hidup.

Yellen akan menghadapi tugas yang luar biasa berat. Minggu lalu 900.000 warga AS mengajukan tunjangan pengangguran, lebih dari populasi San Francisco dan empat kali jumlah klaim mingguan yang dibuat sebelum pandemi virus corona melanda.

Bisnis tutup di seluruh AS di tengah lonjakan infeksi. AS melaporkan lebih dari 188.000 kasus baru pada Kamis, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, dan hampir 4.000 orang meninggal setiap harinya.

Baca juga: Nicholas Yatromanolakis, Menteri Gay Pertama di Yunani

Yellen mengatakan bahwa sangat penting bagi pemerintah untuk "bertindak besar" pada paket bantuan virus corona berikutnya dan berpendapat sekarang bukan waktunya untuk mengkhawatirkan biaya dari beban utang yang lebih tinggi.

Mengatasi dampak Covid-19 akan menjadi prioritas utamanya, kata Yellen, dan terutama dampak kerasnya yang tidak proporsional terhadap komunitas kulit berwarna.

Pekerja kulit hitam dan Latin masih mengalami tingkat pengangguran yang jauh lebih tinggi, yaitu 9,9 persen dan 9,3 persen, dibandingkan dengan pekerja kulit putih, 6 persen.

Baca juga: Menteri Unifikasi Korsel Berharap Dapat Pesan Positif dari Korut

“Kami perlu memastikan bahwa orang-orang tidak kelaparan di Amerika, bahwa mereka dapat menyajikan makanan di atas meja, bahwa mereka tidak kehilangan rumah dan berakhir di jalan karena penggusuran,” kata Yellen.

“Kita benar-benar perlu mengatasi segala penderitaan itu, dan saya pikir kita tidak boleh berkompromi dengannya.”

Baca juga: Kabinet Joe Biden, Menteri Keuangan AS Bakal Dijabat Wanita untuk Pertama Kalinya


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Global
Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Global
Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Global
Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Global
komentar
Close Ads X