Kompas.com - 25/01/2021, 11:03 WIB
Warga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021. AP/Ng Han GuanWarga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021.

Sekarang, sebagai pengemudi platform pemesanan mobil online, dia bekerja lebih dari 10 jam sehari bukan untuk menjadi kaya, tetapi untuk membayar semua utang.

“Saya terlahir kembali seperti kota ini,” kata Zhang.

Baca juga: WHO: Penyelidikan Asal-usul Covid-19 di Wuhan Bukan untuk Salahkan China

5. Persatuan nasional

Baik warga Wuhan dan pemerintah China sama-sama termotivasi akibat pandemi. Setidaknya, ada 3 perubahan besar setelah lockdown di Wuhan akibat Covid-19 menurut Wang Hongwei, profesor di Universitas Renmin:

  1. 1. Pemerintah China mengakui adanya krisis dengan kesadaran yang kukuh.
  2. 2. Mengikuti pedoman kesehatan masyarakat sambil tiap individu bertanggung jawab akan diri sendiri.
  3. 3. Warga memiliki andil di setiap tingkat pemerintahan.

“Tanggung jawab sipil secara keseluruhan juga telah ditingkatkan,” kata Hongwei. Seorang pejabat dari komisi kesehatan di Wuhan mengatakan bahwa pemerintah Wuhan melakukan refleksi serius untuk memperbaiki sistem kesehatan masyarakat kota.

Menurutnya, penting untuk menghargai nasehat dari pakar kesehatan.

Chen Xingxu misalnya, mengatakan pada masa awal wabah bahwa dia membenci pejabat lokal Wuhan karena dia merasa para pejabat itu tidak mampu, tidak melakukan apa-apa, dan para birokrat keras yang menyebabkan bencana mengerikan ini.

Namun, "semakin kami bekerja dengan mereka, semakin kami mulai melihat sisi mereka yang berbeda."

Setelah menyaksikan kegagalan Barat dalam memadamkan virus, beberapa penduduk Wuhan memuji pemerintah mereka.

“Kami berurusan dengan virus yang tidak dikenal, sementara negara-negara Barat bertempur setelah kami membersihkan kabut yang mengelilingi musuh. Tapi sekarang, kami menang, mereka kalah,” kata Zhao Lin, seorang mahasiswa dari universitas Wuhan.

Baca juga: Sudah Banyak Warga Kebal, Infeksi Virus Wuhan Kemungkinan 10 kali Lebih Tinggi Dari Pelaporan

"Sekarang saya pikir pemerintah dan sistem kami telah memainkan peran penting dalam memerangi virus," kata Xingxu.

Dia mengakui bahwa beberapa tahun yang lalu, dia akan merasa malu untuk mengatakan hal seperti itu, "karena kedengarannya seperti slogan."

“Generasi kami dibesarkan dengan kisah heroik para pahlawan nasional yang mengorbankan diri untuk negara. Aku tidak percaya pada cerita-cerita itu sebelumnya, sepertinya terlalu khayalan untuk menjadi kenyataan. ”

Tetapi setelah berpartisipasi dalam perang melawan Covid-19, Xingxu mengatakan bahwa dia menemukan "kami orang China memiliki kekompakan nasional yang kuat, yang tersembunyi dalam kesusahan kehidupan sehari-hari."

"Sekarang pandemi telah mengajarkan orang-orang China pelajaran patriotik yang baik, membangkitkan pengakuan kami untuk negara dan kewarganegaraan kami," pungkas Xingxu.

Baca juga: Ceritakan Realitas Kondisi Wuhan sejak Dilanda Pandemi Covid-19, Wanita Ini Dikritik Tidak Nasionalis

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

Global
Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Global
Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Global
Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus 'Pengkhianatan Tinggi'

Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus "Pengkhianatan Tinggi"

Global
Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Global
Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Global
Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Global
Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Global
Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Global
Duta Besar Myanmar Desak Larangan Terbang, Embargo Senjata hingga Sanksi Dikeluarkkan PBB

Duta Besar Myanmar Desak Larangan Terbang, Embargo Senjata hingga Sanksi Dikeluarkkan PBB

Global
Menlu Retno: Inggris Dukung ASEAN Dorong Resolusi Krisis di Myanmar

Menlu Retno: Inggris Dukung ASEAN Dorong Resolusi Krisis di Myanmar

Global
komentar
Close Ads X