Hina Pendeta yang Tewas karena Covid-19, Teolog Ini Dipecat Gereja Ortodoks

Kompas.com - 05/01/2021, 20:14 WIB
Andrei Kuraev. TASSAndrei Kuraev.

MOSKWA, KOMPAS.com - Gereja Ortodoks Rusia telah mencopot salah satu teolog paling terkenal di negara itu setelah kedapatan menghujat seorang pendeta yang meninggal karena Covid-19.

Protodiakon Andrei Kuraev, yang terkenal karena pandangannya tentang homoseksual, penistaan dan hierarki ortodoks Rusia telah menghujat pendeta Alexander Ageykin yang tewas karena Covid-19 sebagai "profesional yang bodoh".

Baca juga: Pendeta Gereja Ortodoks di Perancis Ditembak karena Masalah Percintaan dengan Istri Orang

Melansir Moscow Times, Kuraev menghujat mendiang pendeta itu di dalam blognya di LiveJournal.

Pengadilan Episkopal Moskwa pada Selasa (5/1/2021) mendapati bahwa Kuraev tidak mengubah pola pikirnya sejak menerima peringatan pada 2015 silam.

Baca juga: Salahkan Gay atas Wabah Virus Corona, Pemimpin Gereja Ortodoks Ini Terinfeksi Covid-19

Saat itu, pernyataan publik Kuraev yang menuduh hierarki Gereja mengatur perpecahan dianggap sebauah sebuah penistaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencopotan Kuraev dianggap sebagai "Hadiah Tahun Baru untuk Patriark Kirill" dan harus disetujui oleh Patriark, otoritas tertinggi di Gereja Ortodoks Rusia.

Kuraev telah lama menjadi tokoh polarisasi dalam agama Kristen Ortodoks di Rusia.

Baca juga: Dirawat Beberapa Jam di RS, 3 Yahudi Ortodoks Meninggal karena Covid-19

Pada 2013, teolog yang bicaranya blak-blakan itu menuduh adanya "lobi gay" di jantung Gereja Ortodoks, setelah itu dia diberhentikan dari jabatannya sebagai pengajar di Akademi Teologi Moskwa.

Pernyataan publiknya, yang mencakup kritik terhadap Islam, pembatasan hukum terhadap penistaan agama, dan pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014, telah menjadikannya salah satu tokoh Gereja Ortodoks yang paling ramai di internet dengan lebih dari 70.000 pengikut di Facebook.

Baca juga: Pelaku Penembakan Pendeta Ortodoks di Perancis Ternyata Masih Berkeliaran


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lengserkan Rezim 12 Tahun, Ini Janji dan Tantangan PM Baru Israel Naftali Bennett

Lengserkan Rezim 12 Tahun, Ini Janji dan Tantangan PM Baru Israel Naftali Bennett

Global
Tahanan Tertua di Guantanamo Bebas Setelah Ditahan Ilegal 16 Tahun Lebih

Tahanan Tertua di Guantanamo Bebas Setelah Ditahan Ilegal 16 Tahun Lebih

Global
Warga Ibu Kota Rusia Akan Diberi Cuti Berbayar guna Redam Lonjakan Covid-19

Warga Ibu Kota Rusia Akan Diberi Cuti Berbayar guna Redam Lonjakan Covid-19

Global
Inilah Kota Paling Layak Huni 2021, Bukan di Eropa, Dekat Indonesia

Inilah Kota Paling Layak Huni 2021, Bukan di Eropa, Dekat Indonesia

Global
Virus Corona Terus Bermutasi, Akankah Muncul Varian Maha Kuat?

Virus Corona Terus Bermutasi, Akankah Muncul Varian Maha Kuat?

Global
China Dituduh Coba Menutupi Kebocoran Radiasi Pembangkit Nuklir Taishan

China Dituduh Coba Menutupi Kebocoran Radiasi Pembangkit Nuklir Taishan

Global
 Pemerintahan Baru Israel Dikhawatirkan Bisa Lebih Keras ke Palestina

Pemerintahan Baru Israel Dikhawatirkan Bisa Lebih Keras ke Palestina

Global
China Protes, Pernyataan G7 Singgung Uighur hingga Asal Usul Covid-19

China Protes, Pernyataan G7 Singgung Uighur hingga Asal Usul Covid-19

Global
Covid-19 di Taiwan Memburuk, Presiden Tsai Ing-wen Minta Maaf

Covid-19 di Taiwan Memburuk, Presiden Tsai Ing-wen Minta Maaf

Global
Penemu Bangkai Kapal Titanic Tawarkan Bantuan Cari MH370, tapi Ditolak

Penemu Bangkai Kapal Titanic Tawarkan Bantuan Cari MH370, tapi Ditolak

Global
Pawai Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,6 Juta

Pawai Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,6 Juta

Global
PM Israel Naftali Bennett Ahli Berbisnis, Pernah Tarik Investor Jutaan Dolar AS

PM Israel Naftali Bennett Ahli Berbisnis, Pernah Tarik Investor Jutaan Dolar AS

Global
Partai Islam Israel yang Menangkan Naftali Bennett Bersumpah Rebut Kembali Tanahnya

Partai Islam Israel yang Menangkan Naftali Bennett Bersumpah Rebut Kembali Tanahnya

Global
Marko Arnautovic dan Arti Selebrasi 'OK' yang Jadi Kontroversi

Marko Arnautovic dan Arti Selebrasi "OK" yang Jadi Kontroversi

Global
Minta Covid-19 Cepat Berakhir, Warga di India Berdoa kepada 'Dewi Corona'

Minta Covid-19 Cepat Berakhir, Warga di India Berdoa kepada "Dewi Corona"

Global
komentar
Close Ads X