Salahkan Gay atas Wabah Virus Corona, Pemimpin Gereja Ortodoks Ini Terinfeksi Covid-19

Kompas.com - 08/09/2020, 18:05 WIB
Patriark Filaret, Pemimpin Gereja Ortodoks Ukraina, ketika berbicara di hadapan awak media di Kiev pada 15 Mei 2019. AFP PHOTO/SERGEI SUPINSKYPatriark Filaret, Pemimpin Gereja Ortodoks Ukraina, ketika berbicara di hadapan awak media di Kiev pada 15 Mei 2019.

KIEV, KOMPAS.com - Seorang pemimpin gereja ortodoks di Ukraina dilaporkan terinfeksi Covid-19, setelah sebelumnya dia menyalahkan pernikahan gay yang dianggap penyebab wabah itu.

Dalam wawancara televisi pada awal tahun ini, Patriark Filaret menyatakan virus corona meruoakan "hukuman Tuhan atas dosa manusia".

"Yang paling utama adalah saya menyebut pernikahan gay," ujar dia. Kini dikutip Daily Mirror Selasa (8/9/2020, dia harus dirawat di rumah sakit karena terpapar Covid-19.

Baca juga: Klaim Bisa Sembuhkan Penderita Virus Corona, Pendeta Ini Meninggal karena Penyakit yang Sama

Berdasarkan situs berita 112 International, pemimpin Gereja Ortodoks Ukraina berusia 91 tahun itu juga menderita gejala pneumonia.

Dalam pernyataan yang diunggah di Facebook pada Jumat (4/9/2020), Patriark Filaret masih menjalani perawatan usai positif virus corona.

Pernikahan sejenis bukanlah hal legal di sana, di mana pakar perjalanan juga memperingatkan homofobia bagi yang ingin ke sana.

Adapun Filaret, pemimpin gereja yang mempunyai sekitar 15 juta pengikut tersebut mendapat kecaman atas pernyataannya yang homofobia itu.

Pada April, sebuah kelompok LGBT+ menggugat patriark dengan nama lahir Mykhailo Antonovych Denysenko atas komentarnya yang menyalahkan mereka terkait wabah.

Kepada Reuters, kelompok Insight menyatakan mereka terpaksa mengambil langkah hukum karena pernyataan Filaret berpotensi memicu diskriminasi.

Baca juga: Mengaku Bisa Sembuhkan Covid-19 dengan Cium Tangan, Orang Suci India Meninggal karena Virus Corona

"Tujuan organisasi kami adalah menunjukkan bahwa tidak ada tempat bagi pemuka agama yang menyebarkan kebencian di sini," jelas Ketua Insight, Oiena Shevchenko.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaannya Disanksi China karena Jual Senjata ke Taiwan, Ini Respons AS

Perusahaannya Disanksi China karena Jual Senjata ke Taiwan, Ini Respons AS

Global
Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya Dalam Freezer karena Takut Beri Tahu Orangtua

Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya Dalam Freezer karena Takut Beri Tahu Orangtua

Global
Perancis dan Jerman Umumkan Lockdown Kedua Setelah Kasus Covid-19 Meningkat

Perancis dan Jerman Umumkan Lockdown Kedua Setelah Kasus Covid-19 Meningkat

Global
Iran: Menghina Nabi Muhammad Artinya Menghina Semua Muslim

Iran: Menghina Nabi Muhammad Artinya Menghina Semua Muslim

Global
[POPULER GLOBAL] Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana | Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad

[POPULER GLOBAL] Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana | Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad

Global
1 Juta Pasien Covid-19 India Sembuh dalam 13 Hari

1 Juta Pasien Covid-19 India Sembuh dalam 13 Hari

Global
Hewan Laut Banyak yang Mati di Kamchatka, Apa Penyebabnya?

Hewan Laut Banyak yang Mati di Kamchatka, Apa Penyebabnya?

Global
Ranjau yang Dipasang untuk Cegah Pembelot Meledak, Puluhan Tentara Korut Terluka

Ranjau yang Dipasang untuk Cegah Pembelot Meledak, Puluhan Tentara Korut Terluka

Global
Digambarkan secara Cabul, Erdogan Sebut Charlie Hebdo Brengsek

Digambarkan secara Cabul, Erdogan Sebut Charlie Hebdo Brengsek

Global
Australia Mulai Buka Perbatasan Antar-negara bagian

Australia Mulai Buka Perbatasan Antar-negara bagian

Global
'Tolong Bilang Istri Saya, Telepon Ini Tidak Bisa Diperbaiki'

"Tolong Bilang Istri Saya, Telepon Ini Tidak Bisa Diperbaiki"

Global
Hilang 12 Hari Saat 'Perjalanan Spiritual', Wanita Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Hilang 12 Hari Saat 'Perjalanan Spiritual', Wanita Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad di Perancis, Tagar #IStandWithFrance Viral di India

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad di Perancis, Tagar #IStandWithFrance Viral di India

Global
PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

Global
Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Global
komentar
Close Ads X