Kompas.com - 02/01/2021, 22:05 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabatan tangan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan)  di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, Senin (8/10/2018). (AFP/Andy Wong) Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabatan tangan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan) di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, Senin (8/10/2018). (AFP/Andy Wong)

BEIJING, KOMPAS.com – Hubungan antara China dengan Amerika Serikat (AS) kini berada di persimpangan jalan yang baru.

Sehingga, kondisi tersebut berpotensi mengembalikan hubungan China-AS ke jalur yang benar setelah melewati berbagai jalan yang terjal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi sebagaimana dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (2/1/2021).

Hubungan antara dua negara adidaya tersebut belakangan ini semakin tegang di tengah serangkaian masalah seperti perang dagang, hak asasi manusia, dan asal-usul pandemi Covid-19.

Baca juga: Awali Tahun Baru, Taiwan Buka Kesempatan Berdialog dengan China

Dalam langkah terbarunya, AS memasukkan lusinan perusahaan China ke dalam daftar hitam yang karena dituduh memiliki hubungan dengan militer China.

Kepada Xinhua dan outlet media pemerintah China lainnya, Wang mengatakan bahwa kebijakan AS terhadap China belakangan ini telah merugikan kepentingan kedua negara.

Selain itu, kebijakan “Negeri Uncle Sam” tersbeut juga dinilai membawa bahaya besar bagi dunia.

Namun, Wang menuturkan, sekarang ada kesempatan bagi kedua belah pihak untuk membuka jendela harapan baru dan memulai dialog babak baru.

Baca juga: Kapal Induk Inggris Dikabarkan Menuju Laut China Selatan, Beijing Beri Peringatan

Terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara Washington dan Beijing setelah empat tahun ketegangan yang meningkat di bawah pemerintahan Donald Trump.

Bulan lalu, Wang berharap, dengan terpilihnya Biden, Washington kemungkinan akan memandang China kembali ke aspek objektivitas dan rasionalitas.

Namun, Biden yang akan dilantik pada 20 Januari, terus mengkritik China karena dituduh melakukan pelanggaran pada perdagangan dan masalah lainnya.

Wang tidak menyebut nama Trump atau Biden, tetapi dia mendesak AS untuk menghormati sistem sosial dan jalur pembangunan yang dipilih oleh China.

Baca juga: AS Kirim 2 Kapal Perang Lewati Selat Taiwan, Begini Reaksi China

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Ini, AS-China Sepakat Perangi Perubahan Iklim

Kali Ini, AS-China Sepakat Perangi Perubahan Iklim

Global
Setelah Pemakaman Pangeran Philip, Harry dan William Terlihat sedang Mengobrol

Setelah Pemakaman Pangeran Philip, Harry dan William Terlihat sedang Mengobrol

Global
Diminta Foto untuk Bukti Terima Paket, Orang Filipina Berpose Aneh-aneh

Diminta Foto untuk Bukti Terima Paket, Orang Filipina Berpose Aneh-aneh

Global
Pria Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam 37 Hari, demi Cuti Maksimal dari Kantor

Pria Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam 37 Hari, demi Cuti Maksimal dari Kantor

Global
Tangkapan Terbesar, 200 Ton Cangkang Kerang Raksasa Langka Disita

Tangkapan Terbesar, 200 Ton Cangkang Kerang Raksasa Langka Disita

Global
Rakyat Inggris Berbondong-bondong Beri Pangeran Philip Penghormatan

Rakyat Inggris Berbondong-bondong Beri Pangeran Philip Penghormatan

Global
Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Global
Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Global
8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

Internasional
Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Global
Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Global
Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Global
“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

Global
[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

Global
Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Global
komentar
Close Ads X