Kompas.com - 13/12/2020, 11:53 WIB
Foto tertanggal 8 Desember 2020 menunjukkan Margaret Keenan (90) menjadi pasien pertama di Inggris yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Penyuntikan dilakukan oleh perawat May Parsons di University Hospital. Coventry, Inggris. POOL/JACOB KING via APFoto tertanggal 8 Desember 2020 menunjukkan Margaret Keenan (90) menjadi pasien pertama di Inggris yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Penyuntikan dilakukan oleh perawat May Parsons di University Hospital. Coventry, Inggris.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Warga Amerika Serikat (AS) mulai Senin (14/12/2020) akan disuntik vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.

Hal tersebut disampaikan petugas terkait yang mengurusi distribusi vakin virus corona Pfizer pada Sabtu (12/12/2020).

Jenderal Gus Perna menerangkan di hadapan wartawan, dosis pertama vaksin Covid-19 Pfizer akan dikirim hari ini (13/12/2020) dan Senin pagi besok.

Baca juga: Beberapa Peserta Uji Vaksin Pfizer di AS Alami Bells Palsy, Apa Itu?

"Secara operasional kami yakin 100 persen kami akan memberikan vaksin kepada rakyat Amerika," ucapnya dikutip Kompas.com dari AFP.

"Diharapkan 145 situs di semua negara bagian mendapat vaksin pada Senin, 425 situs lainnya pada Selasa, dan 66 situs terakhir pada Rabu, yang akan menyelesaikan pengiriman awal vaksin Pfizer-BioNTech," lanjut Perna.

Gelombang pertama penyuntikan ini akan memvaksinasi sekitar 3 juta orang di "Negeri Paman Sam".

Baca juga: 6 Negara yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer

Otoritas kesehatan federal telah memberi rekomendasi, bahwa tenaga kesehatan dan penghuni panti jompo mendapat prioritas, tetapi keputusan akhir akan diserahkan ke tiap negara bagian.

Amerika Serikat menjadi negara keenam yang memberi lampu hijau untuk penggunaan vaksin corona Pfizer, yaitu pada Jumat malam (11/12/2020).

Produsen vaksin Pfizer mengklaim produknya terbukti 95 persen efektif mencegah infeksi Covid-19 dibandingkan dengan plasebo.

Namun Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) menyarankan bagi orang-orang yang memiliki alergi parah terhadap bahan-bahan yang terkandung di vaksin, sebaiknya menghindari imunisasi itu untuk sementara waktu.

Baca juga: Izin Darurat FDA Keluar, Pfizer-BioNTech Siapkan 2,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X