Kompas.com - 09/12/2020, 19:23 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

OTTAWA, KOMPAS.com - Situs web pornografi Pornhub menguraikan beberapa rencana tindakan yang akan diambil untuk menangkal konten ilegal di platform-nya pada Rabu (9/12/2020).

Upaya itu dilakukan setelah laporan New York Times menemukan bahwa terdapat video yang menggambarkan pelecehan seksual terhadap anak dan pemerkosaan di situs tersebut.

Melansir AFP, dalam makalah tersebut pihak Pornhub menegaskan bahwa di antara 6,8 juta video baru yang diunggah setiap tahun, mayoritas mungkin melibatkan orang dewasa yang bersepakat melakukan hubungan intim.

Baca juga: Diganggu Saat Nonton Film Porno, Pria Ini Bunuh Bayi 2 Tahun

Tetapi banyak yang menggambarkan pelecehan anak dan kekerasan non-konsensual.

Pornhub, menurut Times, juga memungkinkan pengguna mengunduh video langsung dari situsnya, sehingga memungkinkan siapa saja mengunggah ulang klip berulang kali dan tanpa batas.

"Hari ini, kami mengambil langkah besar untuk lebih melindungi komunitas kami," kata sebuah pernyataan di Pornhub.

Baca juga: Singaporean Blogger Amos Yee Charged with Child Porn in US

"Ke depan, kami hanya akan mengizinkan pengguna yang teridentifikasi dengan baik untuk mengunggah konten. Kami telah melarang unduhan," tambahnya.

Untuk selanjutnya, hanya mitra konten dan orang-orang yang memperoleh pendapatan iklan dari video mereka yang dapat mengunggah video ke situs tersebut.

"Di tahun baru, kami akan menerapkan proses verifikasi sehingga setiap pengguna dapat mengunggah konten setelah berhasil menyelesaikan protokol identifikasi," bunyi pernyataan itu.

Baca juga: Paksa 2 Bocah di Bawah 5 tahun Lakukan Adegan Porno, Pria Ini Dipenjara 600 Tahun

Unduhan berbayar tetap memungkinkan, kata perusahaan itu, menambahkan bahwa itu juga memperkuat proses verifikasi yang dilakukan.

Pada Senin (7/12/2020), pejabat di MasterCard dan Visa meluncurkan penyelidikan ke tautan mereka dengan situs.

Dua perusahaan itu memperingatkan bahwa mereka akan memutuskan hubungan dengan perusahaan induk, MindGeek, jika ternyata situs tersebut tidak mengikuti hukum.

Pornhub mengatakan kepada AFP dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak menoleransi konten yang menunjukkan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Baca juga: Awas, Revenge Porn! Sakit Hati Lalu Ancam Sebar Foto dan Video Intim...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagu-lagu Neil Young Dihapus dari Spotify, Imbas Ultimatum Disinformasi Covid-19

Lagu-lagu Neil Young Dihapus dari Spotify, Imbas Ultimatum Disinformasi Covid-19

Global
Korea Utara Mengaku Luncurkan Rudal Lagi, Total 6 Uji Coba dalam Sebulan

Korea Utara Mengaku Luncurkan Rudal Lagi, Total 6 Uji Coba dalam Sebulan

Global
Israel Sediakan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Orang Rentan 18 Tahun ke Atas

Israel Sediakan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Orang Rentan 18 Tahun ke Atas

Global
Ukraina Sebut Pasukan Rusia Tak Cukup Lancarkan Serangan Besar-besaran

Ukraina Sebut Pasukan Rusia Tak Cukup Lancarkan Serangan Besar-besaran

Global
Petinggi Perusahaan di Jepang Kaget Ibu Kota Negara Indonesia Dipindah ke Kalimantan

Petinggi Perusahaan di Jepang Kaget Ibu Kota Negara Indonesia Dipindah ke Kalimantan

Global
Omicron Mengganas, Mayoritas Kasus Covid-19 di Inggris Infeksi Ulang

Omicron Mengganas, Mayoritas Kasus Covid-19 di Inggris Infeksi Ulang

Global
Hanya Tawarkan Helm untuk Ukraina, Jerman Diolok-olok Warganya Sendiri

Hanya Tawarkan Helm untuk Ukraina, Jerman Diolok-olok Warganya Sendiri

Global
Film Dokumenter Ungkap Pembantaian Warga Palestina oleh Israel

Film Dokumenter Ungkap Pembantaian Warga Palestina oleh Israel

Global
Presiden Terpilih Honduras Ingin Pertahankan Hubungan dengan Taiwan

Presiden Terpilih Honduras Ingin Pertahankan Hubungan dengan Taiwan

Global
POPULER GLOBAL: Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal untuk Makan | AS Cari Bantuan ke Qatar Amankan Gas ke Eropa

POPULER GLOBAL: Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal untuk Makan | AS Cari Bantuan ke Qatar Amankan Gas ke Eropa

Global
Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Global
Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Global
Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Global
Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Global
Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.