YouTuber Stas Reeflay Bunuh Pacarnya yang Hamil Saat Live demi Uang Rp 14 Juta

Kompas.com - 05/12/2020, 15:25 WIB
YouTuber Rusia Stas Reeflay (30) yang membunuh pacarnya demi uang Rp 14 juta dari penonton. YOUTUBE via NEW YORK POSTYouTuber Rusia Stas Reeflay (30) yang membunuh pacarnya demi uang Rp 14 juta dari penonton.

IVANOVKA, KOMPAS.com - YouTuber Rusia Stas Reeflay ditangkap karena diduga menayangkan langsung video dirinya membunuh pacarnya yang hamil, demi sejumlah uang dari penonton.

Stas Reeflay (30) menyiksa Valentina "Valya" Grigoryeva (28) dengan memaksanya hanya mengenakan pakaian dalam meski suhu saat itu di bawah nol derajat Celcius.

Ia tega melakukannya demi uang 1.000 dollar AS (Rp 14 juta) yang dibayar penonton karena ingin menyaksikan aksi berbahaya itu.

Baca juga: Youtuber Ini Rekam Dirinya BAB di Depan Rumah Ketua DPR AS Nancy Pelosi

Menurut laporan media BAZA yang dikutip Kompas.com dari New York Post pada Jumat (4/12/2020), Valya tewas diduga karena hipotermia.

Reeflay yang bernama asli Stanislav Reshetnikov tetap menyalakan kameranya bahkan setelah dia menyadari pacarnya "setengah sadar" di rumahnya di desa Ivanovka, dekat Moskwa, menurut laporan East2West.

"Valya apa kamu masih hidup?" ucap Stas Reeflay seraya berusaha menyelamatkan sang kekasih di saat kamera terus merekamnya.

Baca juga: Umumkan Jenis Kelamin Bayi di Burj Khalifa, YouTuber Ini Banjir Kritik

"Sayangku, kamu kenapa? Valya! Valya!"

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Hari Upaya Penyelamatan, 1 Orang Tewas dan 21 Penambang Masih Terjebak di Bawah Tanah

10 Hari Upaya Penyelamatan, 1 Orang Tewas dan 21 Penambang Masih Terjebak di Bawah Tanah

Global
Anwar Ibrahim Minta Raja Malaysia Batalkan Status Darurat, Klaim Raih Mayoritas

Anwar Ibrahim Minta Raja Malaysia Batalkan Status Darurat, Klaim Raih Mayoritas

Global
Kisah Balas Dendam Conquistador Spanyol atas Kanibalisme Penduduk Aztec

Kisah Balas Dendam Conquistador Spanyol atas Kanibalisme Penduduk Aztec

Global
Ini Kata Pendukung Trump Soal Pelantikan Joe Biden: 'Trumpisme Akan Bertahan'

Ini Kata Pendukung Trump Soal Pelantikan Joe Biden: "Trumpisme Akan Bertahan"

Global
Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Kata Pendukung Trump yang Masih Setia

Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Kata Pendukung Trump yang Masih Setia

Global
China Sanksi Puluhan Pejabat Trump karena 'Melanggar Kedaulatan'

China Sanksi Puluhan Pejabat Trump karena "Melanggar Kedaulatan"

Global
Pidato Lengkap Pelantikan Joe Biden Berulang Kali Serukan Persatuan Amerika

Pidato Lengkap Pelantikan Joe Biden Berulang Kali Serukan Persatuan Amerika

Global
Jenderal yang Terkenal karena Umumkan Kudeta di Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Jenderal yang Terkenal karena Umumkan Kudeta di Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Global
DPR AS: Trump dapat Terseret dalam Kasus Pembunuhan di Gedung Capitol

DPR AS: Trump dapat Terseret dalam Kasus Pembunuhan di Gedung Capitol

Global
Trump Tiba di Rumahnya Saat Joe Biden Dilantik

Trump Tiba di Rumahnya Saat Joe Biden Dilantik

Global
Pesan Terakhir Nancy Pelosi kepada Donald Trump yang Baginya 'Noda Negara'

Pesan Terakhir Nancy Pelosi kepada Donald Trump yang Baginya "Noda Negara"

Global
Donald Trump Tinggalkan Catatan untuk Joe Biden

Donald Trump Tinggalkan Catatan untuk Joe Biden

Global
[POPULAR GLOBAL] Pidato Perpisahan Donald Trump Damai dan Menantang | Kuda Nil Bandar Narkoba Ingin Dibunuh

[POPULAR GLOBAL] Pidato Perpisahan Donald Trump Damai dan Menantang | Kuda Nil Bandar Narkoba Ingin Dibunuh

Global
Dilantik Jadi Wakil Presiden AS, Ini Twit Pertama Kamala Harris

Dilantik Jadi Wakil Presiden AS, Ini Twit Pertama Kamala Harris

Global
Joe Biden: Politik Tak Seharusnya Jadi Penyulut Kekerasan

Joe Biden: Politik Tak Seharusnya Jadi Penyulut Kekerasan

Global
komentar
Close Ads X