Tinggal Menghitung Hari, Berikut 5 Masalah Utama dalam Pemilu AS

Kompas.com - 27/10/2020, 18:42 WIB
Calon Presiden Partai Republik Presiden Petahana Donald Trump berdebat dengan Calon Presiden Partai Demokrat mantan Wakil Presiden Joe Biden di kampus Universitas Case Western Reserve, Cleveland, Ohio, Selasa malam (29/09/2020) AFP via GETTY IMAGES/JIM WATSONCalon Presiden Partai Republik Presiden Petahana Donald Trump berdebat dengan Calon Presiden Partai Demokrat mantan Wakil Presiden Joe Biden di kampus Universitas Case Western Reserve, Cleveland, Ohio, Selasa malam (29/09/2020)

KOMPAS.com - Pada 3 November, rakyat Amerika Serikat (AS) akan melaksanakan pemilihan umum. Apakah mereka akan memilih Donald Trump atau Joe Biden tergantung pada bagaimana mereka memandang tanggapan terhadap pandemi corona, aborsi, dan masalah lainnya.

Virus corona

Pada awal tahun, tidak ada seorang pun di AS yang pernah mendengar tentang virus corona. Hampir 11 bulan kemudian, topik tersebut mendominasi percakapan politik di Washington.

“Ini mungkin akan menjadi masalah terbesar untuk pemilu 2020,” ujar Laura Merrifield Wilson, asisten profesor ilmu politik di Universitas Indianapolis kepada DW.

Di AS, lebih dari 220.000 orang telah meninggal. Pada 20 Oktober, jumlah kasus mencapai lebih dari 8,3 juta.

Pengangguran di AS lebih tinggi daripada sebelumnya sejak Depresi Besar di awal tahun 1930.

Presiden Trump sendiri terinfeksi Covid-19, meskipun itu hanya menghentikannya dalam mengadakan kampanye besar-besaran selama kurang dari dua pekan.

Baca juga: Trump Ejek Joe Biden karena Memanggilnya George

Mengenakan masker, sebuah tindakan sederhana yang direkomendasikan para ahli kesehatan untuk memperlambat penyebaran virus, telah berubah menjadi isu politik yang memanas.

Apakah presiden saat ini telah melakukan pekerjaan dengan baik dalam mengelola negara dalam menghadapi pandemi sangat bergantung pada siapa yang diajukan pertanyaan.

“Pemilihan ini dalam banyak hal telah menjadi referendum selama delapan, sembilan bulan terakhir,” kata Ashwin Vasan, seorang dokter dan asisten profesor di Columbia University Medical Center di New York, kepada DW.

“Apakah pemerintahan saat ini telah menyusun tanggapan, membuat rencana penanggulangan virus corona, dan melaksanakan rencana itu," sambung dia

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Australia Sedang Menghadapi Pandemi Covid-19 Terburuknya, Catatkan Rekor Kematian

Global
Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Ralph Emery, Penyiar Radio dan TV Country Kenamaan, Meninggal Dunia

Global
Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Kapal Selam Rudal Balistik AS Merapat ke Guam di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Global
Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Iran Hukum Mati Juara Tinju yang Ikut Demo Harga BBM 2019

Global
Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Mengapa Kompleks Kekaisaran di Beijing Disebut Kota Terlarang?

Global
18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

18 Januari 1919: Konferensi Perdamaian Digelar di Paris Pasca-Perang Dunia I

Global
Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Tsunami Tonga: Jasad Wanita Inggris yang Hilang Ditemukan, Tewas Saat Selamatkan Anjingnya

Global
Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Pangeran Harry Ajukan Banding Terkait Perlindungan Polisi Inggris

Global
Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Studi Israel Sebut Pemberian Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Lawan Omicron

Global
Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Mengenal Sistem Bubble di Olimpiade Beijing: Apa Itu Loop Tertutup dan Seperti Apa Kehidupannya?

Global
Ahli Sebut Letusan Gunung Berapi Tonga Bisa Merusak Lingkungan Jangka Panjang, Ini Dampaknya

Ahli Sebut Letusan Gunung Berapi Tonga Bisa Merusak Lingkungan Jangka Panjang, Ini Dampaknya

Global
4 Kontroversi China Jelang Olimpiade Beijing: Hilangnya Peng Shuai hingga Lonjakan Covid-19

4 Kontroversi China Jelang Olimpiade Beijing: Hilangnya Peng Shuai hingga Lonjakan Covid-19

Global
145 Aktivis Dilaporkan Tewas di Kolombia Sepanjang 2021

145 Aktivis Dilaporkan Tewas di Kolombia Sepanjang 2021

Global
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Afghanistan, 26 Orang Tewas

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Afghanistan, 26 Orang Tewas

Global
PM Malaysia Siap Bantu Urus Kewarganegaraan Rohana, Gadis yang sejak Bayi Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia

PM Malaysia Siap Bantu Urus Kewarganegaraan Rohana, Gadis yang sejak Bayi Ditinggal Ibunya Kembali ke Indonesia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.