Anak Haram Raja Belgia Akan jadi Bangsawan, Ini Kisahnya

Kompas.com - 02/10/2020, 20:13 WIB
Delphine Boel, perempuan yang mengaku sebagai anak dari hasil perselingkuhan mantan Raja Belgia, Albert II. EPA via BBCDelphine Boel, perempuan yang mengaku sebagai anak dari hasil perselingkuhan mantan Raja Belgia, Albert II.

BRUSSEL, KOMPAS.com - Seorang seniman Belgia hampir secara resmi menjadi seorang putri Belgia, setelah pengadilan memutuskan mendukungnya dalam skandal raja selama beberapa dekade.

Delphine Boel yang berusia 52 tahun, telah lama mengaku sebagai putri mantan raja Belgia, Albert II, atas hasil perselingkuhan.

Raja, yang mundur pada 2013 karena alasan kesehatan, tidak pernah secara terbuka menyangkal klaim tersebut, tetapi tidak pernah menyetujui tes DNA sampai tahun lalu.

Baca juga: Anak Hasil Perselingkuhan Mantan Raja Belgia Gugat Gelar Bangsawan

Melansir Sky News pada Kamis (1/10/2020), pengacara Boel menegaskan bahwa pengadilan telah memberinya "kepuasan penuh", dan mengenalinya sebagai putri mantan raja.

Tim pengacaranya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia akan diizinkan untuk menyebut dirinya sendiri sebagai Putri Delphine dari Saxe Coburg, dan diberi pengakuan yang sama dengan saudara kandungnya yang sudah menjadi bangsawan.

Baca juga: Olahraga Unik dari Belgia, Vinkensport: Duduk dan Hitung Kicau Burung

"Kemenangan hukum tidak akan pernah menggantikan cinta seorang ayah, tetapi memberikan rasa keadilan, yang diperkuat oleh fakta bahwa banyak anak yang telah melalui cobaan yang sama akan menemukan kekuatan untuk menghadapi (keadilan) mereka di sana," tambah pernyataan itu.

Namun, ini bukan akhir dari kasus tersebut. Raja saat ini, Phillipe, dapat mengajukan banding ke Mahkamah Agung Belgia, tetapi tidak jelas apa rencana istana tersebut.

Baca juga: Perempuan di Belgia Ditemukan Saudaranya Berkokok seperti Ayam

Desas-desus tentang raja Albert dan ibu Boel, Baroness Sybille de Selys Longchamps, telah beredar selama bertahun-tahun, tetapi berita bahwa raja mungkin memiliki seorang anak bersamanya terungkap ketika biografi istri Albert, Ratu Paola, diterbitkan pada 1999 .

Dalam pesan Natalnya kepada bangsanya tahun itu, raja menyinggung perselingkuhan di masa lalu dan mengatakan dia bersama Ratu Paola hidup melalui "krisis" di akhir 1960-an yang hampir menghancurkan pernikahan mereka, tetapi mereka mengatasi masalah mereka "sejak lama".

Baca juga: Bocah 3 Tahun di Belgia Meninggal karena Virus Corona

Albert II menggantikan tahta Belgia pada 1993 setelah kematian kakak laki-lakinya. Dia mengundurkan diri pada Juli 2013 dan secara otomatis kehilangan kekebalannya dari tuntutan, hak istimewa yang dinikmati oleh raja yang berkuasa.

Tahun berikutnya, Boel, yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan beberapa anggota keluarga kerajaan, membuka proses pengadilan untuk membuktikan bahwa Albert adalah ayahnya.

Baca juga: Tertular Virus Corona Saat Berpesta, Pangeran Belgia Didenda Rp 166 Juta


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X