Tertular Virus Corona Saat Berpesta, Pangeran Belgia Didenda Rp 166 Juta

Kompas.com - 11/06/2020, 20:34 WIB
Pangeran Belgia Joachim (tengah) dan Putri Maria Laura (kiri) melihat Pangeran Aymeric, dalam foto resmi di Istana Kerajaan Laeken, Brussels, pada 17 Juni 2008. REUTERS/YVES HERMANPangeran Belgia Joachim (tengah) dan Putri Maria Laura (kiri) melihat Pangeran Aymeric, dalam foto resmi di Istana Kerajaan Laeken, Brussels, pada 17 Juni 2008.

BRUSSELS, KOMPAS.com - Pangeran Belgia yang terkena virus corona setelah melanggar lockdown untuk berpesta di Spanyol dilaporkan didenda hingga Rp 166 juta.

Pangeran Joachim, yang merupakan keponakan Raja Philippe, awalnya terbang ke Negeri "Matador" untuk menjalani program magang pada 24 Mei.

Namun, dia mengabaikan lockdown dan instruksi untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, dan malah ikut berpesta, ujar otoritas Andalusia.

Baca juga: Berpesta di Tengah Lockdown, Pangeran Belgia Ini Positif Covid-19

Pangeran Belgia berusia 28 tahun itu datang ke pesta dua hari setelah dia datang, yang berakibat dia positif tertular virus corona.

Joachim, yang berada dalam urutan kesepuluh ahli waris takhta Kerajaan Belgia, mengaku sudah melanggar aturan karantina di Spanyol.

Karena itu sebagaimana diberitakan New York Post Rabu (10/6/2020), dia didenda 11.800 dollar AS, sekitar Rp 166 juta, oleh pemerintah lokal.

Sang bangsawan mendapat denda maksimum karena sudah melakukan pelanggaran serius. Jika dibayar dalam kurun 15 hari, dendanya akan dikurangi 50 persen.

Presiden Andalusia Juanma Moreno mengatakan, tindakan berkumpul hingga 50 orang di tengah wabah Covid-19 tidak dibenarkan.

"Karena jika sampai ada satu orang yang terinfeksi, maka mereka akan menularkannya kepada yang lain," jelas Moreno kepada media setempat.

Sang pangeran kemudian merilis permintaan maaf karena pada pekan lalu sejak kabarnya menyeruak, di mana saat ini dia tengah dikarantina.

"Saya ingin meminta maaf karena sudah tidak menghormati aturan karantina. Dalam masa sulit ini, saya tak ingin menyinggung siapa pun," kata dia.

Spanyol merupakan salah satu negara yang paling parah terdampak virus corona, di mana mereka melaporkan 242.000 kasus dan 27.000 korban meninggal.

Baca juga: Terkena Virus Corona Sehabis Berpesta, Pangeran Belgia Ini Minta Maaf

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbandingan Militer Azerbaijan Vs Armenia, Siapa Terkuat?

Perbandingan Militer Azerbaijan Vs Armenia, Siapa Terkuat?

Global
Mau Bikin Rumah Seperti 'Teletubbies', Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Mau Bikin Rumah Seperti "Teletubbies", Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Global
Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Global
Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Global
Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Global
Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Global
Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes 'Whistleblower'

Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes "Whistleblower"

Global
Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Global
Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Global
KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

Global
Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Global
Alasan Trump Masih 'Ngotot' Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Alasan Trump Masih "Ngotot" Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Global
Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Global
Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Global
Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Global
komentar
Close Ads X