Bocah 3 Tahun di Belgia Meninggal karena Virus Corona

Kompas.com - 24/07/2020, 18:48 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

BRUSSELS, KOMPAS.com - Seorang bocah 3 tahun di Belgia dilaporkan meninggal karena virus corona, kabar duka di tengah kasus yang semakin meningkat.

Juru bicara kesehatan Boudewijn Catry menyatakan, setiap harinya di Belgia tiga orang meninggal karena terinfeksi Covid-19.

Korban terbaru adalah bocah 3 tahun itu dan seorang remaja berusia 18 tahun, sebagaimana diwartakan kantor berita AFP Jumat (24/7/2020).

Baca juga: Bocah Meninggal di Kabupaten Bogor, Zona Merah Covid-19 Bertambah Jadi 8 Kecamatan

Catry menjelaskan, gadis kecil itu sudah mempunyai kondisi yang "parah" sebelum terinfeksi virus corona. Namun Catry meminta publik sehat jangan berpuas diri.

Sebab dalam keterangannya, otoritas Belgia mencatat 85 persen kasus baru yang didiagnosis pada pekan lalu terjadi pada kelompok di bawah usia 60 tahun.

"Benar bahwa sangat langka orang yang berusia sangat muda bisa meninggal karena Covid-19. Tapi ini membuktikan tidak semuanya kebal," tegas Catry.

Dia mengatakan berdasarkan data dari otoritas kesehatan, kasus penyebaran Covid-19 per di Belgia melonjak hingga 89 persen.

Saat ini, negara yang bertetangga dengan Belanda itu mencatatkan 64.847 64.847 kasus, dan menjadi salah satu negara dengan tingkat infeksi per kapita tertinggi di Eropa.

Pada pekan lalu, 15 orang harus dirawat ke rumah sakit per harinya, dibandingkan data 10 pasien setiap hari pada pekan sebelumnya.

Kemudian korban meninggal juga mengalami peningkatan, di mana kini rata-ratanya adalah 2,9 per hari, dibanding 1,7 per hari dalam periode yang sama.

Pada awal pekan ini, Catry menjabarkan bahwa tindakan harus diambil jika "bola salju" kasus ini jangan menjadi "longsoran" baru.

Kemudian pada Kamis (23/7/2020), Perdana Menteri Sophie Wilmes mengumumkan masker diwajibkan di tempat umum, dan menangguhkan pelonggaran lockdown.

Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 di Inggris karena WHO Dibeli China

Baca tentang

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Palestina Desak PBB Bahas Perdamaian di Timur Tengah Skala Internasional

Global
Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Perwira Senior Angkatan Antariksa AS positif Covid-19

Global
Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Dengan 100.000 Kasus per Hari, Begini Cara India Lakukan Tes Covid-19

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad Semakin Panas, PBB Desak Seluruh Negara Saling Menghormati

Global
Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Bawa Pisau 30 cm, Pria Afghanistan Ditangkap Saat Naik Trem di Perancis

Global
Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Lakukan Protes, Toko di Libya Jadikan Wajah Presiden Perancis untuk Alas Lantai

Global
Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk Perancis

Global
Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Dilanda 2 Serangan dalam Sehari, Perancis Naikkan Status Darurat ke Level Tertinggi

Global
Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Kisah Misteri: 'Devil's Breath' dan Mitosnya yang Kelam

Global
Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Surat PM Pakistan kepada Para Pemimpin Negara Mayoritas Muslim: Lawan Islamofobia

Global
Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Kronologi Serangan Pisau di Gereja Nice Perancis, 1 Wanita Dipenggal

Global
1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

1 Orang Dipenggal dalam Serangan di Gereja Perancis, Ini Tanggapan Rusia

Global
Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Deretan Kasus Serangan Terorisme yang Membunuh Sejumlah Warga di Perancis

Global
Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Penjaga Konsulat Perancis di Jeddah Ditikam Seorang Warga Arab Saudi

Global
3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

3 Korban Tewas dalam Penyerangan Pisau di Perancis, Salah Satunya Dipenggal

Global
komentar
Close Ads X