Tak Semua Paus Terdampar Bisa Diselamatkan, Australia Akan Suntik Mati Sebagian

Kompas.com - 25/09/2020, 16:17 WIB
Tim penyelamat berusaha untuk menjaga para paus yang terdampar di Tasmania, Australia, tetap basah dan sejuk. REUTERS/BILAL RASHID via BBC INDONESIATim penyelamat berusaha untuk menjaga para paus yang terdampar di Tasmania, Australia, tetap basah dan sejuk.

CANBERRA, KOMPAS.com - Beberapa paus pilot yang masih hidup setelah terdampar di Tasmania, Australia akan disuntik mati, karena tidak dapat diselamatkan, kata para pejabat.

Sekitar 380 paus telah mati dalam kasus terdampar paling parah di negara itu.

Pemerintah Tasmania mengatakan sejauh ini 88 ekor paus telah diselamatkan dan masih ada harapan untuk 20 lainnya.

Baca juga: Ratusan Paus Pilot Mati Masal di Perairan Selatan Australia

Namun tim penyelamat mengatakan empat paus yang masih hidup dan terlalu lemah untuk diselamatkan harus disuntik mati karena itu adalah "hal paling manusiawi untuk dilakukan".

"Ini adalah hewan-hewan yang telah kami beri kesempatan, kami telah mencoba melepaskannya tetapi mereka tidak bisa bertahan dengan baik," kata Kris Carlyon dari Marine Conservation Project menjelaskan.

Dia mengatakan, tidak ada peluang yang layak untuk melepaskan mereka lagi dengan sukses dan "dalam hal ini tindakan yang terbaik, tindakan paling manusiawi adalah eutanasia".

Keempat hewan tersebut telah diperiksa oleh dokter hewan sebelum keputusan untuk membunuh mereka diambil, "berdasarkan murni pada kesejahteraan hewan".

Baca juga: 270 Paus Pilot Terdampar di Australia, Terbanyak dalam 10 Tahun Terakhir

Apa yang akan terjadi dengan bangkai?

Dengan hampir 400 ekor paus mati di pantai Tasmania, operasi penyelamatan sekarang berfokus pada apa yang harus dilakukan dengan bangkai-bangkai tersebut.

Tubuh hewan-hewan itu bisa dibiarkan di pantai, dikubur di sana, dibawa ke tempat pembuangan sampah, atau dibawa ke laut.

"Kami mulai membuat rencana," Nic Deka dari Layanan Taman dan Satwa Liar Tasmania mengatakan kepada wartawan, Selasa.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Santi Whiteside, Perempuan Berdarah Batak yang Ikut 'Pilkada' Australia

Santi Whiteside, Perempuan Berdarah Batak yang Ikut "Pilkada" Australia

Global
Sebuah Masjid di Perancis Ditutup Terkait Kasus Kematian Samuel Paty

Sebuah Masjid di Perancis Ditutup Terkait Kasus Kematian Samuel Paty

Global
Mengapa PM Jepang Lirik Indonesia dan Vietnam sebagai Kunjungan Pertama?

Mengapa PM Jepang Lirik Indonesia dan Vietnam sebagai Kunjungan Pertama?

Global
Mantan Tahanan Korea Utara Kisahkan Diinjak Tangannya jika Bergerak di Penjara

Mantan Tahanan Korea Utara Kisahkan Diinjak Tangannya jika Bergerak di Penjara

Global
Suriah Minta Tukar Sandera dengan Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS

Suriah Minta Tukar Sandera dengan Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS

Global
Kasus Guru Dipenggal karena Tunjukkan Kartun Nabi Muhammad, Polisi Perancis Tahan 15 Orang

Kasus Guru Dipenggal karena Tunjukkan Kartun Nabi Muhammad, Polisi Perancis Tahan 15 Orang

Global
Abaikan Larangan Berenang, Video Perlihatkan Pria Ini Diterkam Buaya

Abaikan Larangan Berenang, Video Perlihatkan Pria Ini Diterkam Buaya

Global
Temuannya Berpotensi Sembuhkan Covid-19, Gadis Ini Dihadiahi Rp 366 Juta

Temuannya Berpotensi Sembuhkan Covid-19, Gadis Ini Dihadiahi Rp 366 Juta

Global
Indonesia Tolak Permintaan AS Daratkan Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon di Tanah Air

Indonesia Tolak Permintaan AS Daratkan Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon di Tanah Air

Global
Kawasan di Kanada Ini Masih Bebas Virus Corona, Kok Bisa?

Kawasan di Kanada Ini Masih Bebas Virus Corona, Kok Bisa?

Global
Belanda Mau Ganti Rugi Rp 86 Juta ke Anak-anak Pejuang Indonesia yang Dieksekusi, tapi...

Belanda Mau Ganti Rugi Rp 86 Juta ke Anak-anak Pejuang Indonesia yang Dieksekusi, tapi...

Global
Hanya Menatap Kamera Ponsel, Pria Ini Jadi Bintang TikTok

Hanya Menatap Kamera Ponsel, Pria Ini Jadi Bintang TikTok

Global
Pria Ini Merasa Bangga Mengenakan Rok dan Sepatu Hak Tinggi Saat Bekerja

Pria Ini Merasa Bangga Mengenakan Rok dan Sepatu Hak Tinggi Saat Bekerja

Global
Sistem Praperadilan Korea Utara Dilaporkan Tidak Manusiawi, Penuh Siksaan

Sistem Praperadilan Korea Utara Dilaporkan Tidak Manusiawi, Penuh Siksaan

Global
Pekerja Gelap Tak Diampuni, Bagaimana Nasib Pertanian Australia?

Pekerja Gelap Tak Diampuni, Bagaimana Nasib Pertanian Australia?

Global
komentar
Close Ads X