Intensitas Ancaman China Meninggi, Taiwan Nyatakan Berhak Membalas

Kompas.com - 21/09/2020, 13:39 WIB
Dalam foto ini diambil 10 Februari 2020, dan dirilis oleh Republik Pertahanan Tiongkok (ROC) Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Udara Taiwan F-16 di latar depan terbang di atas sayap Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF) H -6 pembom saat melewati dekat Taiwan. Republic of China (ROC) Ministry of National Defense via APDalam foto ini diambil 10 Februari 2020, dan dirilis oleh Republik Pertahanan Tiongkok (ROC) Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Udara Taiwan F-16 di latar depan terbang di atas sayap Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF) H -6 pembom saat melewati dekat Taiwan.

TAIPEI, KOMPAS.com - Militer Taiwan menyatakan pihaknya berhak membela diri dan melakukan serangan balasan atas setiap tindakan pelecehan dan ancaman di wilayahnya.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan pada Senin (21/9/2020) tersebut merupakan peringatan terhadap China.

Sebelumnya, China mengirim sejumlah jet tempurnya melewati garis tengah Selat Taiwan yang sensitif.

Ketegangan antara Taipei dan Beijing terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Presiden Taiwan Kecam China: Eksistensi Beijing akan Membawa Ancaman

China mengklaim Taiwan adalah wilayahnya dan mengatakan siap mengambilnya secara paksa jika diperlukan sebagaimana dilansir dari The Straits Times.

Sejumlah jet tempur China terbang melintasi garis tengah Selat Taiwan dan masuk ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu pada Jumat (18/9/2020) dan Sabtu (19/9/2020).

Aksi China tersebut mendorong Taiwan mengerahkan jet tempurnya untuk mengusir jet tempur Negeri "Panda" tersebut.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyebut China sebagai ancaman bagi wilayah tersebut.

Baca juga: Taiwan Janjikan Hubungan Lebih Erat dengan AS, China Kirim 18 Jet Tempur

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa pihaknya telah "mendefinisikan dengan jelas" prosedur penanggapan di tengah "gangguan frekuensi tinggi dan ancaman dari kapal perang dan pesawat musuh tahun ini".

Pihaknya menambahkan Taiwan memiliki hak untuk "membela diri dan melawan serangan".

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X